Manchester City Rekrut Enzo Fernandez dari Chelsea Rp2,5 Triliun
Manchester City merampungkan transfer Enzo Fernandez dari Chelsea senilai 125 juta poundsterling atau setara 145 juta euro (sekitar Rp2,5 triliun) pada Selasa (1/9/2026). Nilai transfer gelandang asal Argentina tersebut menyamai rekor pemain termahal di Liga Inggris.
Pemain berusia 25 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi lima tahun hingga musim panas 2031 di Etihad Stadium. Kesepakatan ini sekaligus mempertemukan kembali Fernandez dengan manajer Enzo Maresca yang sebelumnya melatih sang pemain saat berada di Chelsea.
Proses kepindahan Fernandez sempat diwarnai dinamika setelah upaya Chelsea memboyong Lamine Camara dari Monaco senilai 47 juta poundsterling dibatalkan secara sepihak oleh klub Ligue 1 tersebut. Meski gagal mengamankan pengganti, Chelsea tetap melanjutkan penjualan Fernandez ke Manchester City.
Fernandez menyampaikan surat perpisahan terbuka kepada para pendukung Chelsea melalui akun media sosialnya sebelum kepindahannya diresmikan.
"Saya ingin Anda tahu bahwa hari-hari ini tidak mudah bagi saya. Menulis ini juga tidak mudah. Jujur saja, kondisi saya sedang tidak baik," kata Fernandez.
Gelandang yang mencetak 31 gol dari 170 penampilan bersama Chelsea itu menegaskan komitmennya selama membela klub London barat tersebut.
"Percayalah ketika saya katakan bahwa sejak pertama kali tiba, saya menjadi sangat terobsesi untuk menang dan memberikan klub ini setiap trofi yang layak didapatkan oleh sejarahnya. Kita menderita, kita menangis, saya sering kali marah, tetapi kita juga merayakan gelar dan kemenangan yang tak terlupakan. Bersama-sama, melewati masa-masa indah maupun sulit," kata Fernandez.
Ia juga menyadari kekecewaan para penggemar atas keputusannya menyeberang ke rival sesama Premier League.
"Saya hidup dalam sepak bola sama seperti saya menjalani hidup: dengan passion dan sepenuh hati. Karena itulah saya ingin Anda tahu bahwa saya memahami Anda. Saya sungguh memahami Anda dari lubuk hati saya yang paling dalam," kata Fernandez.
Dalam pernyataan tertutupnya, Fernandez meminta maaf dan menegaskan kasih sayangnya pada klub lamanya.
"Namun hidup adalah tentang mengambil keputusan, dan saat ini saya berada dalam posisi harus mengambil salah satu dari keputusan sulit itu. Saya sudah mengatakannya sebelumnya, tetapi saya ingin mengulangnya lagi: saya telah tumbuh sangat menyukai klub ini. Chelsea akan selalu mendapat tempat dalam pikiran saya dan, di atas segalanya, di dalam hati saya," kata Fernandez.
Ia menambahkan pemahamannya tentang reaksi penggemar serta mengucapkan terima kasih kepada staf Stamford Bridge.
"Namun saya juga memahami bagaimana sepak bola bekerja. Saya tahu betapa besarnya passion Anda, karena saya juga sama. Dan jika saya berada di posisi Anda, saya mungkin akan berpikir dengan cara yang sama," kata Fernandez.
Ia mengakhiri pesan perpisahannya dengan memberikan harapan terbaik bagi mantan klubnya.
"Anda akan selalu ada di hati saya, Blues. Saya akan selalu mendoakan yang terbaik untuk Anda, selalu, tidak ada yang lain selain yang terbaik," kata Fernandez.
Di sisi lain, Fernandez mengungkapkan kegembiraannya bisa bergabung dengan skuat Manchester City dan siap menghadapi tantangan baru.
"Saya tidak bisa lebih bahagia lagi berada di sini, dan saya siap untuk tantangan membantu City terus memenangkan trofi. Ini adalah klub yang dibangun untuk meraih kesuksesan," kata Fernandez.
Gelandang pemenang Piala Dunia 2022 tersebut juga berjanji untuk terus memberikan performa maksimal latihan dan pertandingan.
"Saya bangga pada diri saya karena terus meningkatkan permainan saya. Siapa pun yang pernah bekerja dengan saya akan tahu seberapa keras saya berlatih setiap hari dan seberapa banyak yang saya berikan dalam pertandingan. Saya memberikan segalanya dan saya bisa berjanji kepada Manchester City bahwa hal itu akan berlanjut sekarang setelah saya berada di sini," kata Fernandez.
Pemain bernomor punggung 13 saat di Benfica tersebut memuji struktur organisasi di City.
"Manchester City adalah klub paling sukses di Inggris dalam beberapa waktu terakhir," kata Fernandez.
Ia menambahkan ketertarikannya bergabung dengan jajaran pemain berkualitas tinggi di Etihad Stadium.
"Setiap pesepak bola ingin menjadi bagian dari entitas seperti ini, karena semua orang tahu seberapa baik struktur dan pengelolaan City," kata Fernandez.
Ia juga berniat terus belajar dari rekan-rekan barunya.
"Jika Anda melihat skuat yang ada, City memiliki kualitas luar biasa di setiap lini. Saya ingin belajar dari rekan-rekan baru saya dan menjadi pemain yang jauh lebih baik," kata Fernandez.
Fernandez tak lupa menyampaikan apresiasinya kepada jajaran manajemen Manchester City yang memproses kepindahannya.
"Saya ingin berterima kasih kepada Hugo, Enzo, Khaldoon, dan semua orang di City yang telah mewujudkan kesepakatan ini. Tujuan saya adalah membalas semua kepercayaan yang telah mereka berikan di atas lapangan secepat mungkin," kata Fernandez.
Direktur Sepak Bola Manchester City, Hugo Viana, menyambut hangat kedatangan mantan pemain River Plate tersebut.
"Di Manchester City kami selalu berusaha untuk mendatangkan pemain kelas dunia dan Enzo sangat cocok dengan definisi tersebut," kata Viana.
Viana menilai Fernandez memiliki atribut lengkap sebagai gelandang modern yang fleksibel.
"Dia adalah gelandang yang sangat lengkap: berbakat secara teknis, pekerja keras, gigih, dan memiliki kemampuan mencetak gol," kata Viana.
Ia menambahkan kemampuan adaptasi taktik yang dimiliki oleh Fernandez.
"Dia memiliki keunggulan dalam beradaptasi dengan berbagai gaya permainan: dia merasa nyaman dalam sistem berbasis penguasaan bola dan juga bisa sangat efektif dalam serangan balik," kata Viana.
Viana menggarisbawahi rekam jejak mentalitas juara sang pemain di usianya yang baru 25 tahun.
"Telah berlaga di dua final Piala Dunia dan memenangkan gelar-gelar besar di beberapa negara pada usia 25 tahun menjelaskan segala hal yang perlu diketahui tentang mentalitas, profesionalisme, dan kualitas teknisnya," kata Viana.
Manajemen City meyakini kedatangan Fernandez akan meningkatkan daya saing tim secara keseluruhan.
"Kami sangat senang membawanya ke sini dan kami memiliki keyakinan mutlak bahwa dia akan meningkatkan level tim kami," kata Viana.
Kepindahan Fernandez terjadi di tengah hubungan masa lalunya dengan striker City, Erling Haaland. Pada awal musim 2024/2025, Haaland sempat mengkritik aksi fisik Fernandez saat kedua tim bertemu di lapangan.
"Sepanjang waktu dia menyelegkat saya, mendorong saya, dan melakukan segalanya, bukan hanya dia," kata Haaland saat itu kepada BBC Sport.
Haaland menambahkan ketidakpahamannya atas aksi Fernandez di lapangan.
"Saya tidak tahu apa yang dia inginkan, tapi saya rasa itulah yang mereka lakukan," kata Haaland.
Penyerang asal Norwegia itu juga berkomentar mengenai persaingan ketat dalam perburuan gelar.
"Kami baru saja memenangkan Premier League, jadi kami menjalani laga demi laga. Masih ada 37 pertandingan tersisa, jangan lupa kami memenangkan Premier League dan sekarang kami memenangkan pertandingan pertama musim ini," kata Haaland.
Haaland mengungkapkan rasa bahagianya bisa kembali berkompetisi dan memenangi laga pembuka.
"Luar biasa rasanya bisa kembali bersama semua orang. Kita mulai dari sana. Sangat konyol betapa cepatnya segala hal berlalu, ini sudah musim ketiga saya. Saya bahagia, terutama sekarang setelah kemenangan ini," kata Haaland.
Ia memuji ketenangan timnya meski belum mencapai performa puncak.
"Ini pertandingan pertama setelah kembali dan kami tidak dalam bentuk terbaik, tetapi kami memberikan penampilan yang sangat solid. Kami hanya tetap tenang dan bermain, rasanya luar biasa untuk dilihat," kata Haaland.
Pembelian Fernandez membuat pengeluaran bursa transfer Manchester City musim panas ini mencapai 456 juta euro. Sementara itu, Chelsea mencatatkan rekor pendapatan klub dari bursa transfer sebesar 436,15 juta euro setelah melepas sejumlah pemain utamanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow