Liga de Quito Amankan Tiket Perempat Final Copa Libertadores 2026
Liga de Quito menjamu klub asal Brasil, Mirassol, pada laga leg kedua babak 16 besar Copa Libertadores 2026 di Estadio Rodrigo Paz Delgado, Quito, Kamis (20/8). Pertandingan ini menjadi ajang penentuan bagi kedua tim setelah bermain imbang 1-1 pada laga leg pertama di Brasil pekan lalu.
Hasil imbang pada laga leg pertama di Estadio Jose Maria de Campos Maia mempertahankan peluang kedua tim untuk lolos ke babak delapan besar. Mirassol sempat memimpin lebih dulu melalui gol Carlos Eduardo pada menit ke-15, sebelum Michael Estrada menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan umpan Bryan Ramirez pada menit ke-82.
Pemenang dalam duel leg kedua ini dipastikan melaju ke perempat final untuk menghadapi Palmeiras. Tim raksasa Brasil tersebut telah lebih dulu menyegel tempat di babak delapan besar usai menyingkirkan lawannya di babak 16 besar.
Pertemuan ini menjadi bentrokan keempat antara Liga de Quito dan Mirassol pada Copa Libertadores musim ini karena berada di grup yang sama pada fase sebelumnya. Pada babak penyisihan Grup G, kedua tim saling mengalahkan dengan skor 2-0 saat bertindak sebagai tuan rumah.
Pelatih Kepala Liga de Quito, Gustavo Alvarez, mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan lawan jelang laga krusial ini.
"Kita harus berhati-hati dan sangat rendah hati. Kelompok ini terbuka dan Mirassol adalah tim yang bagus. Sepak bola Brasil berhak mendapatkan semua penghormatan, jadi kami akan menghadapinya dengan tanggung jawab terbesar," kata Gustavo Alvarez.
Pelatih berkebangsaan Argentina tersebut juga menyoroti evaluasi performa timnya berdasarkan sejumlah pertandingan terakhir yang telah dilakoni.
"Mingu ini saya telah melihat tiga pertandingan terakhir, pertandingan Copa dan pertandingan turnamen Ekuador. Kami memiliki masa-masa dominasi dan dominasi itu dapat diterjemahkan menjadi situasi gol, namun saya harus menghindari pasang surut," ujar Gustavo Alvarez.
Mengenai rencana pergerakan klub di bursa transfer pemain, sang pelatih memberikan gambaran terkait kebutuhan skuatnya saat ini.
"Kami telah menetapkan posisi yang perlu diperkuat dan profil pemainnya. Ketika saya berbicara tentang bala bantuan, itu adalah untuk mendapatkan lompatan kualitas," tutur Gustavo Alvarez.
Klub asal Ekuador memiliki rekor historis impresif selama 20 tahun terakhir di kompetisi antarklub Amerika Selatan. Liga de Quito tercatat selalu berhasil lolos ke babak berikutnya dalam tujuh kesempatan setelah meraih hasil imbang pada leg pertama di kandang lawan.
Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) menunjuk wasit asal Argentina, Yael Falcon, untuk memimpin jalannya laga. Sesuai regulasi turnamen, aturan gol tandang tidak diberlakukan, sehingga jika agregat tetap imbang hingga akhir 90 menit, laga langsung dilanjutkan ke adu penalti.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow