Laba Bersih PT Darma Henwa Tbk Melonjak 164 Persen Kuartal II 2026
PT Darma Henwa Tbk mencatatkan lonjakan laba bersih hingga 164 persen secara tahunan menjadi Rp261 miliar pada kuartal II-2026. Capaian ini mendorong akumulasi laba bersih perseroan sepanjang semester I-2026 tumbuh 111 persen menjadi Rp354 miliar, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Senin (10/8/2026).
Realisasi laba bersih perseroan tersebut telah memenuhi 71 persen dari proyeksi Mandiri Sekuritas serta mencakup 59 persen dari konsensus perkiraan para analis untuk satu tahun penuh.
Lonjakan kinerja keuangan Emiten berkode saham DEWA tersebut ditopang oleh adanya penyesuaian nilai investasi sebesar Rp255 miliar. Tanpa memperhitungkan kompensasi nilai investasi tersebut, perolehan laba bersih riil perseroan pada semester pertama justru terkoreksi 41 persen.
Penurunan kinerja operasional riil dipicu oleh kenaikan beban keuangan perseroan. Biaya bunga tercatat membengkak 70 persen menjadi Rp207 miliar, sementara beban operasional perusahaan mengalami peningkatkan sebesar 47 persen pada periode yang sama.
"Ini tak lepas dari bengkaknya biaya bunga sebesar 70% menjadi Rp207 miliar dan kenaikan biaya operasional hingga 47%," tulis Mandiri Sekuritas.
Kinerja laba perseroan diproyeksikan mulai membaik pada kuartal IV-2026 seiring bergulirnya kontrak pemindahan lapisan tanah penutup sebesar 55 juta bcm dan target produksi batu bara 5 juta ton dari Sebuku Sejaka Coal. Atas prospek tersebut, Mandiri Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham DEWA dengan target harga Rp700 per lembar.
Guna mendukung pertumbuhan kinerja jangka panjang, perseroan menargetkan pengerjaan 100 persen pemindahan lapisan tanah penutup secara mandiri pada 2026, termasuk membidik target volume 150 juta bcm di proyek KPS dan Arutmin. Sementara itu, proyek tambang emas Gayo Mineral masih dalam tahap eksplorasi dengan rencana pengumuman estimasi cadangan pada tahun depan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow