Konami Patok Standar Riset Ketat Skenario Silent Hill f
Tim penulis skenario gim Silent Hill f diwajibkan membaca ratusan karya sastra setiap tahun oleh penerbit Konami guna menjaga kualitas narasi gim horor tersebut. Strategi riset ketat ini dipaparkan dalam konferensi CEDEC 2026 di Jepang pada Juli 2026.
Langkah riset mendalam itu diterapkan untuk memahami karakter serta gaya penulisan unik dari setiap kreator yang terlibat. Produser Konami, Motoi Okamoto, membeberkan dinamika kerja internal di dalam tim pengembang skenario gim tersebut.
"Di dalam tim, kami saling memberikan tekanan satu sama lain, terutama di antara para penulis skenario, untuk membaca setidaknya 100 hingga 200 buku semahun," ujar Motoi Okamoto, Produser Konami.
Okamoto menjelaskan bahwa penunjukan penulis skenario Ryukishi07 dilakukan setelah pihaknya mendalami sebagian besar karya sang penulis terlebih dahulu.
"Jika Anda akan menunjuk seorang penulis, Anda setidaknya harus membaca mayoritas dari seluruh karya mereka sebelum menunjuk mereka," kata Motoi Okamoto, Produser Konami.
Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut bukan sekadar norma kesopanan, melainkan langkah strategis untuk memahami kelebihan dan kelemahan kreator.
"Ini bukan hanya masalah rasa hormat mendasar, tetapi juga untuk memahami bahwa setiap penulis memiliki kelebihan dan kekurangan, serta untuk memahami gaya dan keunikan mereka," ucap Motoi Okamoto, Produser Konami.
Konami juga mengambil langkah merilis judul gim baru secara bersamaan dengan pengerjaan proyek daur ulang untuk menunjukkan keseriusan mereka kepada para penggemar.
"Saya ingin orang-orang merasakan bahwa ini adalah upaya serius untuk menghidupkan kembali seri ini, bukan sekadar remake 'wait-and-see' yang mengukur popularitas seri, yang sering terjadi belakangan ini. Itulah mengapa saya sangat ingin mengumumkan game baru pada saat yang sama dengan remake," ujar Motoi Okamoto, Produser Konami.
Atmosfer Silent Hill f yang berlatar pedesaan Jepang tahun 1960-an turut mendapatkan ulasan khusus dari media gim internasional Eurogamer.
"Jika [ulasan] ini membuat Anda penasaran, tutup tab ini, hindari media sosial serta ulasan atau tayangan streaming lebih lanjut, dan biarkan diri Anda mengalami Silent Hill f secara langsung. Anda akan berterima kasih kepada saya atau membenci saya karenanya, tetapi apa pun itu, Anda akan merasakan pengalaman yang luar biasa," tulis kritikus dalam ulasan Eurogamer.
Selain strategi gim horor, Konami turut membeberkan kerja sama dengan studio eksternal Evil Empire untuk menggarap gim aksi Castlevania: Belmont's Curse. Produser Konami, Tsutomu Taniguchi, mengungkapkan dua alasan utama di balik kemitraan tersebut.
"Yang pertama adalah passion Evil Empire terhadap Castlevania. Yang kedua adalah keahlian mereka dalam game aksi. Castlevania selalu menjadi seri aksi, jadi sangat penting agar kontrol, gameplay, dan nuansa secara keseluruhan memenuhi harapan pemain," ujar Tsutomu Taniguchi, Produser Konami.
Sutradara Kreatif Evil Empire, Emmanuel Nouaille, menyebut rekam jejak kerja nyata menjadi kunci terbangunnya kolaborasi kedua studio. Kerja sama bermula saat timnya menggarap konten tambahan untuk gim sebelumnya.
"Resume terbaik kami hanyalah hasil kerja kami," kata Emmanuel Nouaille, Sutradara Kreatif Evil Empire.
Nouaille menceritakan momen ketika pihak Konami meninjau langsung proyek awal yang disiapkan di studio mereka.
"Ketika kami menyelesaikan DLC, Tsutomu Taniguchi mengunjungi studio untuk memainkannya. Saat dia mengeksplorasi kastil, dia menemukan beberapa detail dan Easter egg yang belum pernah dia lihat sebelumnya. Kemudian dia hanya berbalik dan memberikan acungan jempol kepada kami," ujar Emmanuel Nouaille, Sutradara Kreatif Evil Empire.
Pemain nantinya akan memerankan karakter Rose Belmont berlatar Paris abad ke-14 menggunakan senjata cambuk Vampire Killer. Sebelum proses produksi dimulai, kedua pihak menyepakati fondasi utama waralaba tersebut.
"Castlevania bermakna berbeda bagi setiap orang. Kita semua tumbuh dengan game yang berbeda, karakter yang berbeda, dan kenangan yang berbeda. Sebelum kita dapat membangun game baru, pertama-tama kita harus menyepakati pilar-pilar utama yang mendefinisikan Castlevania," kata Emmanuel Nouaille, Sutradara Kreatif Evil Empire.
Nouaille menegaskan bahwa proyek ini mengedepankan ruang diskusi terbuka dan kedudukan setara antar pengembang.
"Ini bukan proyek kerja sewaan. Ini adalah kolaborasi kreatif yang nyata," tutur Emmanuel Nouaille, Sutradara Kreatif Evil Empire.
Gim Castlevania: Belmont's Curse dijadwalkan meluncur pada 15 Oktober 2026 mendatang untuk platform Nintendo Switch dan konsol lainnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow