KNVB Belum Tentukan Bondscoach Baru Timnas Belanda
Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) hingga kini belum menentukan pelatih baru untuk Timnas Belanda, di tengah ketidakpastian yang dialami kandidat kuat Michael Reiziger dan beredarnya spekulasi mengenai Louis van Gaal.
Proses pencarian suksesor pelatih kepala tersebut memicu kritik akibat lambatnya pengambilan keputusan oleh federasi. Penundaan ini terjadi menjelang laga penting Timnas Belanda melawan Jerman pada September mendatang.
Pelatih Jong Oranje, Michael Reiziger, sebelumnya telah menggelar pertemuan mendalam dengan Direktur Teknik KNVB Nigel de Jong dan Komisaris Sepak Bola Clarence Seedorf. Meski pembicaraan awal berjalan positif dan Reiziger telah menyiapkan susunan stafnya, KNVB justru menghentikan komunikasi secara mendadak selama lebih dari sepekan.
Laporan Voetbal International menyoroti situasi pelatih muda tersebut di tengah ketidakjelasan sikap federasi.
"Apakah dia cukup baik atau tidak, apakah dia pelatih nasional yang ideal atau bukan, cara KNVB menangani pencalonannya sejauh ini sama sekali tidak patut dipuji," tulis Voetbal International.
Sikap pasif KNVB dinilai merugikan posisi Reiziger di mata publik.
"Dari opini publik yang negatif, hampir tidak ada lagi yang bisa dimenangkan. Akibat keragu-raguan di federasi sepak bola. Tapi Reiziger sendiri sama sekali tidak bersalah.
Dia kini hampir menjadi korban dari proses KNVB. Sebuah proses ketidaktegasan," tambah Voetbal International.
Di sisi lain, nama mantan pelatih Timnas Belanda, Louis van Gaal, sempat kembali mencuat ke permukaan. Namun, jurnalis De Telegraaf Mike Verweij mengonfirmasi bahwa federasi belum pernah menghubungi pria berusia 75 tahun tersebut.
"Louis van Gaal mengatakan kepada beberapa orang saat ulang tahunnya yang ke-75 bahwa dia sama sekali tidak dihubungi," kata Mike Verweij dalam podcast Kick-off De Telegraaf.
Verweij menambahkan bahwa Van Gaal pada dasarnya tidak masuk dalam skema utama federasi saat ini.
"Meskipun dia menyatakan bersedia bicara tentang masa jabatan baru sebagai pelatih nasional. Jadi dia benar-benar tidak masuk dalam hitungan," ujar Verweij.
Verweij juga menilai KNVB telah mempertimbangkan Reiziger sejak awal dan mungkin mencari opsi lain di luar kebiasaan.
"Mungkin akan ada kejutan yang keluar dari topi. Pelatih asing dan tentu saja ada kandidat yang cocok. Robert Martinez, Xavi.
Bagaimanapun, dan hal ini juga diisyaratkan oleh Seedorf dalam kolomnya: berpikir di luar kebiasaan. Itu memungkinkan. Michael Reiziger, Spanyol melakukannya seperti itu, Argentina melakukannya seperti itu.
Dia adalah seseorang yang mengenal KNVB dan saat ini sudah bekerja di KNVB," tutur Verweij.
Sementara itu, Van Gaal membenarkan adanya kontak dari pihak luar di masa lalu, termasuk dari federasi Jerman, meski hanya sebatas penjajakan singkat.
"Itu benar, tapi itu juga hanya satu panggilan telepon," kata Louis van Gaal dalam wawancaranya bersama Voetbal International.
Ia mengklaim bahwa kontak tersebut terjadi karena keinginannya meraih gelar juara dunia bersama tim nasional.
"Merek memanggil saya bukan tanpa alasan dan kemudian orang-orang itu membantahnya lagi, kemungkinan besar karena saya sedikit menolak. Itu tentu saja menyanjung saya, harus saya katakan. Karena dalam hidup saya, saya sangat ingin menjadi juara dunia bersama tim nasional satu kali. Bersama Ajax itu berhasil di tingkat klub, tapi satu trofi itu sangat ingin saya menangkan," ungkap Van Gaal.
Mengenai panggilan yang diterimanya belakangan ini, Van Gaal menegaskan belum ada penawaran resmi yang masuk kepadanya.
"Saya sering mendapat telepon dari orang-orang yang menjajaki. Itu berbeda dari sebuah penawaran dan juga tidak berarti Anda adalah pilihan utama mereka. Saya pikir orang-orang itu juga tahu bahwa saya sudah pensiun," jelas Van Gaal.
Ia juga menegaskan tidak berminat melatih di wilayah timur tengah hanya demi mengejar materi.
"Saya sama sekali tidak ada ketertarikan dengan itu. Saya juga tidak akan pernah memilih karena uang. Saya yakin bahwa saya benar-benar tidak termasuk dalam jajaran manajer dengan bayaran tertinggi di dunia.
Saya melakukannya karena saya senang bekerja di klub tertentu atau menjadi pelatih nasional. Jadi saya menghasilkan uang dengan baik, tetapi saya bisa saja mendapatkan jauh lebih banyak dari itu," tegas Van Gaal.
Terkait rumor kembalinya ia membesut skuad De Oranje, Van Gaal menyatakan belum ada pembicaraan formal dengan pihak KNVB.
"Anda tidak pernah tahu dengan saya, kan? Tapi itu tidak sedang terjadi. Tidak ada kontak dengan KNVB.
Satu-satunya hal yang terjadi adalah mereka tidak bisa mendapatkan pelatih nasional. Tampaknya ada sangat sedikit minat untuk pekerjaan itu dan kemudian nama saya tiba-tiba muncul lagi," ujar Van Gaal.
Meski demikian, Van Gaal menilai komposisi pemain Belanda saat ini memiliki potensi besar untuk meraih prestasi tingkat internasional.
"Dan dengan skuad seperti itu tentu ada peluang. Saya juga berpikir bahwa Belanda berpotensi masih bisa menjadi juara Eropa atau dunia, karena 95 persen dari skuad bermain di luar negeri dan sering kali di klub-klub bagus. Tapi saya sama sekali tidak tahu apa yang diinginkan KNVB dan saya sudah tiga kali menjadi pelatih nasional, jadi jika saya melakukan sesuatu lagi, Anda mungkin tidak boleh mencarinya di Belanda.
Meskipun Anda tidak pernah tahu dengan saya. Saya merasa lebih fit daripada empat tahun lalu," tutup Van Gaal.
KNVB kini dituntut segera mengambil keputusan pasti guna mempersiapkan tim menghadapi agenda pertandingan internasional yang kian dekat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow