Kios Pedagang di Istana Gebang Blitar Terbakar Akibat Kompor Gas

Smallest Font
Largest Font

Sebuah kios pedagang di kawasan Wisata Istana Gebang, Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, Jawa Timur, terbakar pada Rabu, 19 Agustus 2026 pagi. Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB akibat pemilik kios diduga lupa mematikan kompor gas saat meninggalkan tempat usaha.

Peristiwa berawal ketika kobaran api dan kepulan asap mulai muncul dari bagian dalam kios dalam kondisi terkunci dan tertutup. Sejumlah pedagang serta pengunjung pujasera yang menyadari kepulan asap tersebut langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan dua unit alat pemadam api ringan (APAR) serta selang air.

Seorang pedagang di lokasi kejadian, Agus alias Gogok, menceritakan awal mula penemuan titik api di area tersebut.

"Tadi pas ngopi di sini, tiba - tiba ada api bau terbakar. Terus langsung cek, sudah terbakar itu kiosnya. Itu sekitar pukul 10.00 WIB lebih," kata Agus kepada wartawan.

Saksi menduga bahwa sumber api berasal dari kompor gas milik korban yang ditinggalkan saat menghadiri acara kedinasan di luar area pujasera.

"Pemiliknya tadi sempat pergi menghadiri kegiatan di Kantor Satpol PP Kota Blitar. Kemungkinan kompor yang di dalam itu tidak dimatikan. Jadi posisinya (kios) tertutup," jelas Agus.

Proses pemadaman awal sempat terkendala oleh kondisi kios yang terkunci rapat dari luar oleh pemiliknya.

"Terus tadi memanggil Damkar dan Polsek. Kemudian langsung dipadamkan," tambah Agus.

Seorang pengunjung Pujasera Istana Gebang juga membagikan momen kepanikan awal saat menyadari adanya potensi bahaya dari dalam warung.

“Ini kayaknya ada yang terbakar, Pak, di dalam warung yang ditutup itu,” kata seorang pengunjung.

Warga sekitar sempat bergotong royong berusaha menjebol akses masuk agar api tidak makin membesar di dalam bangunan.

“Pintu mau dibuka tidak bisa karena dikunci oleh pemiliknya dan orangnya masih keluar. Begitu mau dibuka paksa, terdengar seperti ledakan dari dalam. Asap mulai mengepul ke mana-mana dan api terlihat berkobar dari celah pintu,” kata seorang pengunjung.

Pasca-kejadian, para pelaku usaha di lokasi wisata sejarah ini mengharapkan adanya tindakan pencegahan agar musibah serupa tidak terulang kembali.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Kios-kios di sini menjadi tempat kami mencari rezeki,” ujar salah seorang pedagang.

Pengakuan lain datang dari Agus yang saat itu mewakili keluarganya untuk tetap berdagang di kawasan tersebut.

"Beberapa pedagang termasuk korban pergi memenuhi undangan sosialisasi di kantor Satpol PP Kota Blitar. Saya kebetulan yang mewakili istri. Saya tetap buka," ujar Agus.

Mengetahui kepulan asap membumbung tinggi, para pedagang berinisiatif membongkar paksa pintu besi kios untuk menjangkau titik api.

"Kami membuka paksa pintu kios. Di dalam api sudah besar," kata Agus.

Meski seluruh barang di dalam bangunan hangus, kesigapan warga membuat kobaran api tidak sampai merembet ke bangunan sekitar.

"Api berhasil dipadamkan tidak sampai merambat ke kios lainnya. Tapi barang dagangan korban habis terbakar," tutur Agus.

Laporan insiden resmi diterima layanan darurat 112 pada pukul 10.08 WIB, dilanjutkan pengerahan personel pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Blitar, Bayu Wijayanto, mengonfirmasi detail penanganan musibah tersebut.

"Langsung dilakukan pemadaman dengan 2 unit Damkar, sampai dengan pembasahan. Penyebab kebakaran diduga karena pemilik kios memasak mie dan lupa mematikan kompor. Kalau kerugiannya ditaksir hingga Rp 15 juta," tandas Bayu Wijayanto.

Petugas Damkar melakukan penanganan intensif sejak pukul 10.13 WIB hingga 10.28 WIB sebelum melanjutkan proses pembasahan total.

"Diduga kelalaian memasak mi yang ditinggal dan lupa mematikan kompor," ujar Bayu Wijayanto.

Hasil pendataan akhir mengonfirmasi kios tersebut milik Wasiati. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, sementara total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed