Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton Dijatuhi Penalti Grid GP Hungaria 2026
Dua pembalap papan atas Formula 1, Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton, dijatuhi penalti penurunan tiga posisi start untuk balapan Grand Prix Hungaria pada Sabtu, 25 Juli 2026. Sanksi dari steward ini mengubah susunan baris depan kualifikasi di Sirkuit Hungaroring.
Pemimpin klasemen sementara dari tim Mercedes, Kimi Antonelli, harus merosot ke posisi start ketujuh setelah terbukti tidak cukup memperlambat mobilnya saat bendera kuning berkibar. Insiden tersebut dipicu oleh mobil Red Bull milik Max Verstappen yang melintir di sesi Q3.
Stewards menilai Antonelli melanggar Lampiran H Pasal 2.5.5 b Kode Olahraga Internasional serta Pasal B1.8.4a Peraturan F1 FIA. Meskipun telemetri menunjukkan ia melepas pedal gas 16 meter lebih awal, pengereman yang minim membuat kecepatannya saat melewati titik insiden justru 3 km/jam lebih cepat dibanding putaran terbaiknya.
Dokumen resmi steward menjelaskan bahwa pengurangan kecepatan yang dilakukan pembalap Italia tersebut dinilai sangat singkat dan kurang memadai.
"Pebalap Mobil 12 (Antonelli) menyatakan bahwa saat melihat bendera kuning dan panel lampu, ia melepas pedal gas lebih awal dibandingkan lap tercepat sebelumnya. Hal ini terverifikasi oleh telemetri," tulis dokumen resmi stewards yang dilansir dari Media Indonesia.
Pihak pengawas balapan menambahkan rincian analisis telemetri terkait perbedaan kecepatan mobil Antonelli di area bendera kuning.
"Namun, pengurangan kecepatan hanya terjadi dalam durasi yang sangat singkat. Bahkan, kecepatan mobil saat melewati lokasi insiden yang melibatkan Mobil 3 (Verstappen) sedikit lebih tinggi dibandingkan lap tercepat sebelumnya," ungkap dokumen stewards.
Kecepatan mini sektor sang pembalap tercatat hanya lebih lambat 0,03 detik dari catatan waktu terbaiknya.
"Waktu mini sector-nya hanya lebih lambat 0,03 detik dari waktu terbaiknya. Meskipun ia melepas gas 16 meter lebih awal dan melaju 14 km/jam lebih lambat saat memasuki sektor bendera kuning, kecepatannya justru 3 km/jam lebih cepat saat melewati titik lokasi insiden karena pengereman yang lebih sedikit saat memasuki tikungan," urai pihak stewards.
Meskipun pedoman awal merekomendasikan sanksi lima posisi, stewards memberikan keringanan hukuman menjadi penalti tiga posisi.
"Hukuman yang direkomendasikan berdasarkan panduan penalti untuk pelanggaran ini adalah penurunan lima posisi start. Namun, sebagai keringanan, kami mempertimbangkan bahwa pebalap memang melakukan pengurangan kecepatan, meskipun menurut penilaian kami tidak memadai dan tidak dipertahankan. Selain itu, pebalap memiliki waktu dan jarak yang terbatas untuk bereaksi. Oleh karena itu, sanksi yang lebih ringan diterapkan," jelas stewards dalam dokumen resminya.
Sebelum keputusan penalti diumumkan, Antonelli sempat mengeluhkan gangguan bendera kuning yang menghalanginya mempertajam catatan waktu.
"Tentu saja, sangat disayangkan, terutama karena adanya bendera kuning. Saya rasa posisi ketiga sebenarnya bisa diraih hari ini, tetapi tetap saja itu belum cukup untuk merebut pole position," kata Kimi Antonelli seperti dikutip dari RRI.
Sementara itu, pembalap Ferrari Lewis Hamilton juga menerima hukuman serupa akibat terbukti menghalangi laju pembalap McLaren, Oscar Piastri, di Tikungan 1 saat sesi kualifikasi. Akibat sanksi tersebut, Hamilton batal mengawali balapan dari baris depan dan melorot ke posisi kelima.
Pengawas pertandingan menilai tindakan Hamilton merugikan Piastri yang sedang melakoni putaran cepat.
"Saat mendekati Tikungan 1, Mobil 44 melaju dengan kecepatan yang jauh lebih rendah di jalur balap sementara Mobil 81 mendekat dalam lap cepat," bunyi putusan stewards yang dilansir dari Crash.net.
Hamilton sempat menyampaikan pembelaan bahwa ia tidak menerima informasi dari timnya mengenai kedatangan Piastri dari belakang.
"Pembalap Mobil 44 menjelaskan bahwa ia baru saja menyelesaikan lap cepat dan tidak menerima pesan radio dari tim mengenai Mobil 81 yang mendekat hingga mobil tersebut sudah berada di dekatnya. Ia selanjutnya menyatakan bahwa, karena posisi mobilnya di lintasan, Mobil 81 tidak terlihat di kaca spionnya," tulis putusan steward lebih lanjut.
Manajemen balapan menegaskan bahwa aksi menghindar yang dilakukan Piastri memaksa pembalap Australia tersebut membatalkan putarannya.
"Mobil 81, yang sedang dalam lap cepat, terpaksa melakukan tindakan menghindar dengan melebar dan terpaksa membatalkan lap tersebut," tegas stewards.
Atas pertimbangan fakta di lapangan, keputusan sanksi penalti grid resmi dijatuhkan kepada juara dunia tujuh kali tersebut.
"Setelah memeriksa bukti yang ada, para Steward memutuskan bahwa Mobil 44 secara tidak perlu menghalangi Mobil 81 selama kualifikasi," ungkap pihak stewards.
Aturan mengenai hambatan lalu lintas kualifikasi menjadi acuan utama keputusan penalti Hamilton.
"Sesuai dengan Peraturan FIA F1 dan pedoman hukuman yang telah ditetapkan untuk jenis pelanggaran ini dalam Kualifikasi, para Steward menjatuhkan hukuman penalti tiga posisi di grid kepada pengemudi Mobil 44," tutup putusan tertulis tersebut.
Dalam konferensi pers pascakualifikasi, Hamilton menjelaskan situasi yang dialaminya di dalam kokpit saat insiden terjadi.
"Saya diberitahu tepat ketika dia [Piastri] berada di tikungan di belakang saya," ujar Lewis Hamilton.
Hamilton menegaskan bahwa ia tidak mengetahui posisi Piastri di lintasan karena menduga seluruh pembalap lain berada di belakangnya.
"Jadi saya tidak tahu dia datang. Saya pikir semua orang keluar di belakang saya, saya yang pertama keluar, jadi saya pikir semua orang telah menyelesaikan putaran mereka," tambah Hamilton.
Ia juga sempat memperkirakan rekan setimnya yang berada tepat di belakang saat keluar dari area pit.
"Saya pikir Charles adalah mobil yang berada di belakang saya ketika saya meninggalkan pit lane, sejauh yang saya tahu," tuturnya.
Hamilton menyatakan bahwa insiden pengereman mendadak di lintasan tersebut murni merupakan ketidaksengajaan.
"Jadi, gila, karena sebelumnya semuanya bersih [sebelum itu] dan jelas itu bukan disengaja," ucap Hamilton.
Merespons insiden penalti pembalapnya, Kepala Tim Ferrari Fred Vasseur mengakui adanya keterlambatan komunikasi dari pit wall.
"Saya akan membiarkan para steward yang memutuskan, tetapi kami memberitahunya terlalu terlambat dan jika ada kesalahan, itu adalah kesalahan kami," kata Fred Vasseur.
Sanksi bagi Hamilton mempromosikan Charles Leclerc ke baris depan berdampingan dengan Lando Norris yang meraih pole position. Balapan utama GP Hungaria 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 20.00 WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow