Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji 2027 dan Imbau Waspadai Hoaks Link Pendaftaran
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi membuka seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi 1448 H/2027 M, seiring beredarnya informasi hoaks mengenai tautan pendaftaran palsu di media sosial Facebook pada Sabtu (22/8/2026).
Klaim palsu tersebut mengarahkan pengguna ke situs tak resmi yang meminta pengisian formulir digital berisi data pribadi seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Pengumuman resmi seleksi PPIH telah disampaikan oleh pemerintah pada Minggu (23/8/2026), sementara proses pendaftaran dibuka mulai Selasa (25/8/2026) pukul 13.00 WIB hingga Senin (31/8/2026).
Kemenhaj mengonfirmasi pembukaan registrasi petugas haji ini secara terbuka melalui akun Instagram resminya.
"Seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi resmi dimulai. Yuk, cek timeline, persyaratan, dan ketentuan pendaftarannya pada postingan berikut!" kata Kemenhaj.
Seleksi tahap Computer Assisted Test (CAT) dijadwalkan berlangsung pada 5 September 2026. Pendaftaran resmi peserta hanya dilakukan melalui portal resmi petugas.haji.go.id yang juga diakses lewat QR Code pada pengumuman resmi.
Formasi yang dibuka mencakup Pelaksana Bimbingan Ibadah Kloter untuk PPIH Kloter. Sementara formasi PPIH Arab Saudi meliputi pelayanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, Media Center Haji, serta layanan khusus jemaah lansia dan disabilitas.
Persyaratan umum calon peserta antara lain berstatus WNI, beragama Islam, sehat jasmani dan rohani, memiliki integritas baik, tidak dalam proses hukum pidana, terdaftar aktif di BPJS Kesehatan, serta mampu mengoperasikan komputer atau gawai. Beberapa formasi juga menerapkan syarat khusus seperti batasan usia, sertifikat pembimbing ibadah, sertifikat kompetensi wartawan, hingga pengalaman menangani lansia.
Ketegasan mengenai transparansi proses seleksi ini disampaikan langsung oleh pihak Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah.
"Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan harus bebas dari praktik gratifikasi. Peserta diminta tidak mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan. Pendaftaran dilakukan melalui laman petugas.haji.go.id," kata Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow