Kebakaran di Desa Adat Sade Lombok Tengah Rusak 75 Bangunan dan 320 Pelaku Pariwisata
Desa Adat Sade di Rembitan, Pujut, Lombok Tengah, yang dikenal dengan tradisi dan bangunan khas suku Sasak berusia sekitar 1.500 tahun, mengalami kebakaran hebat pada 22 Agustus 2026.
Kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan parah pada 75 bangunan adat, termasuk rumah tradisional, toko seni, lumbung alang, dan fasilitas umum lainnya. Dampak lain yang tercatat adalah terdampaknya 189 kepala keluarga serta 320 pelaku pariwisata yang menggantungkan hidup pada desa wisata ini.
Bangunan khas Desa Sade, yang dikenal sebagai bale, memiliki atap ijuk dan struktur bambu tanpa paku, serta dinding anyaman bambu yang langsung beralaskan tanah. Keunikan ini menjadi daya tarik wisata yang meningkat sejak pembukaan Bandara Internasional Lombok Praya pada 2011.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan perlunya rencana jangka panjang untuk rekonstruksi Desa Adat Sade. Rencana tersebut akan melibatkan kementerian, lembaga terkait, pemerintah daerah, mitra, serta masyarakat adat agar proses pemulihan sesuai dengan kebutuhan dan kearifan lokal.
Kementerian Pariwisata juga berkomitmen mendukung pemulihan ekosistem pariwisata, termasuk peningkatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat desa. Kerja sama dengan Politeknik Pariwisata Lombok dan pemerintah daerah sedang diupayakan untuk mempercepat proses rekonstruksi.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, perusahaan Germany Brilliant (GB) Sanitaryware mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di Desa Adat Sade. Bantuan yang disalurkan berupa bahan pangan pokok, susu dan makanan anak-anak, pampers, serta terpal untuk membantu pembuatan atap sementara rumah yang terbakar.
Yapto Wijaya, General Manager Germany Brilliant, menyatakan bahwa CSR tersebut bertujuan memberikan dampak positif bagi warga dan mengembalikan martabat kemanusiaan yang terdampak kebakaran.
Program berkelanjutan ini menegaskan komitmen perusahaan tidak hanya pada inovasi produk, tetapi juga pada solidaritas sosial demi kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di Desa Adat Sade.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow