Karim Adeyemi Tampil Gemilang Saat Barcelona Libas Basel

Smallest Font
Largest Font

Penyerang anyar Barcelona Karim Adeyemi tampil mengesankan dengan mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 5-2 atas Basel pada laga uji coba pra-musim, Minggu (16/8/2026).

Pemain berusia 24 tahun tersebut membuka keunggulan Blaugrana lewat tembakan kaki kiri terarah. Ia kemudian merancang umpan silang akurat yang diselesaikan oleh pemain muda Hamza Abdelkarim untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Penampilan apik mantan pemain Borussia Dortmund itu mendapat sorotan positif dari media Spanyol. Penyerang asal Jerman tersebut dinilai makin siap mengamankan posisi utama di lini depan tim asuhan Hansi Flick.

Media Marca memuji kontribusi sang pemain sepanjang pertandingan.

"Dia wants to secure a place in the starting XI. In an attack in which there will be extremely fierce competition, the German is slowly gaining an advantage. He played well on the right and on the left and was decisive," tulis Marca.

Surat kabar Sport juga menobatkan Adeyemi sebagai bintang lapangan usai performa impresifnya. Pertandingan tersebut menjadi pembuktian penting bagi pemain bernilai 22 juta euro tersebut.

"His pace is impressive. At this level, he could be a great new signing," puji Sport.

Sebelumnya, pelatih Barcelona Hansi Flick sempat memberikan kritik tajam terhadap penampilan awal Adeyemi usai laga imbang 2-2 melawan Birmingham City pada awal Agustus.

"He has much more potential than he showed. In training I have already seen a better Karim," kata Flick.

Flick menilai sang pemain masih membutuhkan waktu beradaptasi dengan ritme tim pada pekan pertamanya.

"Many things. But he is only in his first week of training, so that is normal. His pace and his finishing quality are good, he has a lot of potential. And I also think that he can give us a lot," ujar Flick.

Performa gemilang di Swiss memberikan dorongan kepercayaan diri bagi Adeyemi jelang laga pembuka La Liga menghadapi Elche. Ia kini bersaing ketat dengan Anthony Gordon, Lamine Yamal, dan Raphinha di lini serang.

Di sisi lain, Barcelona resmi mendaftarkan tiga rekrutan barunya yakni Karim Adeyemi, Anthony Gordon, dan Rodri pada Jumat, hanya 48 jam sebelum laga pembuka liga dimulai. Langkah ini dilakukan di tengah krisis finansial klub yang masih menanggung utang lebih dari 1,6 miliar euro.

Mantan Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu sempat membela diri terkait lonjakan utang dan krisis keuangan klub akibat pandemi Covid-19.

"Dengan pandemi, stadion kami tidak dibuka, tidak ada penjualan tiket, tidak ada tiket musiman, toko tutup, tidak ada museum, tidak ada sekolah sepakbola, dan penurunan pemasukan itu jelas menyebabkan masalah arus kas yang diselesaikan dengan pinjaman. Itulah yang terjadi pada sebagian besar klub di Eropa," kata Bartomeu kepada EFE.

Terkait batasan gaji pemain yang melonjak tajam semasa kepemimpinannya, Bartomeu menilai langkah tersebut tetap diperhitungkan.

"LFP dan UEFA memberikan rekomendasi, tetapi tidak ada yang menetapkan batas gaji. Kami berada di atas yang direkomendasikan, tetapi yang penting adalah tetap berkelanjutan," ujar Bartomeu.

Ia menambahkan keyakinannya saat itu.

"Kami mampu," tutur Bartomeu.

Presiden Barcelona Joan Laporta kemudian mengambil keputusan melepas Lionel Messi pada musim panas 2021 demi memulihkan struktur keuangan klub.

"Saya melakukan apa yang harus saya lakukan," kata Laporta kepada El Pais.

Laporta menegaskan keputusan tersebut diambil demi masa depan tim secara keseluruhan.

"Leo mendekati akhir kariernya dan kami perlu membangun tim baru. Apakah saya ingin membangun tim baru dengan bantuan Leo? Ya, dan kami mencobanya. Tetapi itu tidak terjadi," ujar Laporta.

CEO 2Playbook Marc Menchen Alba menilai Laporta dihadapkan pada dua pilihan sulit untuk menyelamatkan klub dari kebangkrutan.

"Opsi pertama adalah fokus semata-mata pada pengurangan tagihan gaji dan menjual pemain, yang jelas akan mengurangi daya saing skuad dan pada dasarnya berarti menjalani masa-masa sulit di sepakbola selama dua atau tiga tahun," kata Menchen kepada GOAL.

Menchen menjelaskan pilihan kedua yang akhirnya diambil oleh manajemen klub.

"Namun, opsi kedua adalah mencoba meningkatkan pemasukan sebanyak mungkin, dan secepat mungkin, dengan secara efektif menjual aset-aset masa depan untuk mulai kembali menang seketika," ujar Menchen.

Langkah penggalangan dana sebesar 582 juta euro melalui penjualan hak siar La Liga pun dilakukan Laporta pada 2022. Menchen menganggap strategi tersebut sangat berisiko bagi masa depan Barcelona.

"Saya ingat berpikir saat itu, ini adalah langkah yang berani," kata Menchen.

Meski memicu perdebatan, ia menilai ada opsi lain yang lebih aman.

"Tapi saya tidak menyukainya karena saya pikir ada cara yang lebih aman untuk melakukannya," tutur Menchen.

Ia menambahkan bahwa skema tersebut membawa konsekuensi berulang setiap bursa transfer.

"langkah berisiko tinggi Laporta membuat Barcelona menderita hampir setiap musim panas. Kami terus-menerus bertanya-tanya apakah klub akan bisa mendaftarkan pemain-pemain baru," kata Menchen.

Di tengah polemik keuangan tersebut, kabar lain menyebut mantan pelatih Bayern Munich Julian Nagelsmann turut menyoroti aktivitas transfer Barcelona.

"satu-satunya klub di dunia yang bisa membeli pemain tanpa uang. Ini agak aneh dan gila," kata Nagelsmann.

Manajemen Barcelona kini terus berupaya menjaga keseimbangan skuat di lapangan sembari menuntaskan pendaftaran lisensi bermain para pemain anyar jelang bergulirnya kompetisi musim baru.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed