Juventus Hadapi Inter Milan dalam Derby d Italia Pramusim di Australia

Smallest Font
Largest Font

Dua raksasa Serie A, Juventus dan Inter Milan, bertanding dalam laga uji coba pramusim bertajuk Derby d'Italia di Optus Stadium, Perth, Australia, pada Sabtu (8/8/2026) pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA untuk mematangkan persiapan menjelang kompetisi 2026/2027.

Laga persahabatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian turnamen klub-klub Italia di Australia. Juventus menatap laga ini setelah menundukkan Chelsea 1-0 di Hong Kong, sementara Inter Milan sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan AC Milan di stadion yang sama pada 5 Agustus.

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan status timnya sebagai juara bertahan Liga Italia yang menjadi target utama seluruh pesaing.

"Kami masih menjadi tim yang harus dikalahkan. Mengenai siapa pesaing terberat, saya belum bisa memikirkannya secara detail. Yang pasti tim-tim langganan akan berusaha menyulitkan sang juara bertahan," kata Chivu dalam wawancaranya di saluran resmi media Inter Milan.

Chivu menyikapi duel kontra Si Nyonya Tua sebagai sarana untuk meningkatkan kebugaran para pemainnya.

"Esok adalah laga persahabatan untuk membantu persiapan kami. Kami ingin melihat tingkat kebugaran yang makin baik dan penerapan prinsip bermain, meski kondisi fisik para pemain tentu belum benar-benar segar dan maksimal," tutur mantan bek Inter tersebut.

Mengenai aktivitas di bursa transfer pemain, Chivu menanggapi santai pencarian pengganti bek kanan Denzel Dumfries yang telah keluar.

"Kami tidak menetapkan tenggat waktu. Kita tahu harus bersabar. Sebelumnya kami sudah punya pilihan, tetapi beberapa situasi membuat proses itu tidak terwujud. Kami terus bekerja untuk mencari sosok yang bisa menghadirkan kualitas dan pengalaman lebih," ujar Chivu.

Ia juga menyerahkan proses rekrutmen pemain baru kepada jajaran direksi klub.

"Kami tetap tenang sejak awal karena paham betul kualitas yang dimiliki tim ini. Kami perlu menaikkan level dan mendatangkan pemain yang bisa menyatu dengan grup yang sudah sangat solid. Kami akan melakukan yang terbaik untuk melengkapi kepingan puzzle yang saat ini masih kurang," jelasnya.

Chivu menambahkan bahwa dirinya akan menerapkan skema rotasi pemain secara dinamis sepanjang pramusim hingga kompetisi bergulir.

"Kami butuh menit bertanding. Hal terbaik yang bisa dilakukan sekarang adalah memberikan kesempatan bermain sebanyak mungkin kepada semua pemain. Saya tidak punya 11 pemain starter yang pasti. Pilihan susunan pemain akan selalu bergantung pada situasi, lawan yang dihadapi, jumlah pertandingan dalam waktu singkat, serta kebugaran pemain," pungkas Chivu.

Di kubu lawan, pelatih Juventus Luciano Spalletti memberikan kewaspadaan tinggi terhadap kekuatan lini tengah dan penyerang Inter.

"Jelas sekali Inter adalah tim yang sangat kuat seperti halnya Chelsea. Oleh karena itu, kami dituntut untuk tampil solid sebagai satu kesatuan tim di setiap momen pertandingan, sebab Inter akan dengan mudah memanfaatkan celah jika kami tidak tampil kompak," ujar Spalletti mengutip Yahoo Sports.

Spalletti juga menyoroti aspek mental anak asuhnya untuk menguji tingkat kesiapan skuad sebelum musim resmi bergulir.

"Saya ingin melihat mentalitas tim menghadapi Inter. Pertandingan ini akan menunjukkan sejauh mana kesiapan kami sebelum musim dimulai," kata Luciano Spalletti.

Chivu turut menekankan pentingnya atmosfer pertandingan untuk menghibur para penggemar di Australia.

"Derby d’Italia selalu spesial, meski hanya persahabatan. Kami ingin memberikan tontonan menarik bagi fans," ujarnya.

Sorotan lain dalam laga ini tertuju pada pemain baru Juventus asal Bosnia, Kerim Alajbegovic. Pelatih timnas Bosnia dan Herzegovina, Sergej Barbarez, memberikan ucapan selamat atas kepindahan sang pemain ke Turin.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Kerim atas langkah penting ini dalam kariernya. Menjadi bagian dari klub seperti Juventus adalah pencapaian besar dan pengakuan yang layak atas komitmen serta dedikasi yang telah ia tunjukkan," kata Barbarez kepada Gazzetta dello Sport.

Barbarez memuji kualitas teknis Alajbegovic dan meminta publik bersabar melihat perkembangannya.

"Dia adalah salah satu talenta muda terbaik dari negara kami. Dia memiliki teknik luar biasa, kepercayaan diri besar saat menguasai bola, dan memiliki mentalitas yang tepat untuk menjadi seorang juara. Hal yang paling membuat saya terkesan adalah keinginannya untuk belajar dan berkembang setiap hari.

Kepindahan ke Juventus juga membawa tanggung jawab besar. Kerim masih sangat muda, jadi hal terpenting adalah bersabar. Konsistensi dalam bekerja akan membantunya berkembang secara bertahap hingga menjadi sosok yang tak tergantikan bagi Spalletti.

Jika dia tetap rendah hati dan fokus, seperti yang ia tahu bagaimana melakukannya, saya yakin dia akan berhasil bahkan di klub top Eropa seperti Juventus," tutur Barbarez.

Ia juga menilai fleksibilitas posisi Alajbegovic di lini depan menjadi keunggulan tersendiri.

"Gelandang serang atau pemain sayap, di mana dia tampil lebih baik? Dia sangat piawai memanfaatkan ruang, dia tidak akan mengalami masalah. Sebagai pelatih Bosnia, saya bangga padanya. Saya tak sabar melihatnya menguji diri di salah satu liga terpenting di dunia," ucap Barbarez.

Secara historis, kedua tim telah bertemu sebanyak 269 kali di semua ajang dengan Juventus mengemas 118 kemenangan, Inter 84 kemenangan, dan 67 laga berakhir imbang. Laga pramusim ini disiarkan secara langsung melalui stasiun TV MDTV serta siaran streaming di YouTube Rans Entertainment dan MD NOW.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed