JMA Catat 9 Gempa Susulan di Kyushu usai Guncangan M 7,1

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat sebanyak sembilan kali gempa susulan mengguncang wilayah Kyushu hingga pukul 15.03 waktu setempat, usai guncangan utama bermagnitudo 7,1 melanda Prefektur Kumamoto pada Selasa.

Rangkaian gempa susulan tersebut dimulai pada pukul 14.29 dengan magnitudo terbesar mencapai 4,5 di Prefektur Kumamoto. Guncangan ini terjadi tidak lama setelah gempa pertama menghantam wilayah tersebut.

Aktivitas tektonik berlanjut pada pukul 14.39 dengan magnitudo 4,2, disusul gempa bermagnitudo 3,8 pada pukul 14.42. Hanya selang tiga menit, tepatnya pukul 14.45, wilayah Kumamoto kembali diguncang gempa berkekuatan 4,0.

JMA mencatat rentetan gempa berikutnya terjadi pada pukul 14.50 dengan magnitudo 3,4. Kemudian gempa bermagnitudo 3,6 terjadi pada pukul 14.53 dan disusul getaran berkekuatan sama dua menit setelahnya pada pukul 14.55.

Guncangan cukup besar kembali tercatat pada pukul 14.59 dengan magnitudo 4,4, sebelum akhirnya gempa bermagnitudo 3,3 menutup rangkaian gempa susulan hingga pukul 15.03 waktu setempat.

Selain mencatat rentetan guncangan susulan, JMA juga merilis peringatan potensi gelombang tsunami hingga setinggi 1 meter. Pihak berwenang turut mengeluarkan status peringatan darurat gempa bumi untuk tujuh prefektur di Pulau Kyushu, meliputi Kumamoto, Nagasaki, Kagoshima, Fukuoka, Saga, Oita, dan Miyazaki.

Secara geografis, Jepang terletak di sepanjang kawasan Cincin Api vulkanik dan palung laut Pasifik yang membuatnya menjadi salah satu negara paling rawan gempa di dunia. Wilayah ini rata-rata mengalami guncangan gempa setiap lima menit serta menyumbang sekitar 20 persen dari seluruh gempa global berstatus magnitudo 6,0 atau lebih.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed