James Ashcroft mengungkap alasan akhir Whisper Man
Netflix merilis The Whisper Man sebagai original thriller kejahatan dengan Robert De Niro dan Adam Scott, sementara sutradara James Ashcroft memaparkan proses adaptasi hingga detail akhir film. Dalam wawancara, Ashcroft menyebut mereka fokus pada tema ayah dan anak serta pengungkapan di penghujung cerita.
Film ini mulai tayang pada hari perilisannya, dan diadaptasi dari novel terlaris Alex North pada 2019 dengan naskah ditulis Ben Jacoby dan Chase Palmer.
Adam Scott berperan sebagai Tom Kennedy, novelis kriminal yang kemampuan detektifnya teruji saat putranya Jake (Acston Luca Porto) diculik.
Dalam kasus itu, detail kejahatan bergema dengan pola pembunuh berantai yang sebelumnya sudah dipenjara oleh ayah Tom, figur pensiunan polisi yang dimainkan Robert De Niro.
Berikut ini, Tom dan ayahnya harus menyisihkan konflik pribadi untuk bekerja sama menyelidiki kasus yang sama.
"I think everyone saw an opportunity to, in some cases, flex some muscles that they don’t often get a chance to do in film work," kata James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Ashcroft menilai keterlibatan pemeran besar memberi ruang bagi aktor mengeksplorasi peran yang jarang mereka kerjakan, sekaligus menguatkan nuansa dramatis film.
"In terms of being a director, what a dream come true." ujar James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Ia juga menjelaskan tema ayah dan anak menjadi dasar yang mendorong De Niro bergabung, menyusul keterikatan awal proyek.
"Everyone was intrigued by this same proposition that I was," kata James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Menurutnya, narasi tentang hubungan ayah dan anak menampilkan sisi terbaik sekaligus terburuk, dengan ketegangan yang ditopang nuansa halus.
"Fathers and sons—how this is a story that shows the best of what that can be, as well as the worst of what it can be." ujar James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Dalam proses membawa novel ke layar, Ashcroft menyoroti tantangan merangkum materi agar tetap menyentuh inti cerita.
"The main challenge with a novel adaptation is always condensing, and getting to the thrust of it." kata James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Ia menambahkan bahwa penulisan naskah berkembang bertahap dengan berpegang pada fokus tema ayah dan anak, termasuk kompleksitas dan dualitasnya.
"I think people who are familiar with the novel—even though everyone has their opinion reading a book, you see the film in your head—I think they’ll feel that it’s a very thoughtful and honest adaptation." ujar James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Soal perakitan pemeran, Ashcroft menyebut mereka mendekati Bob terlebih dahulu, dan setelah De Niro bergabung, proses langsung bergerak.
"We went out to Bob first." kata James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Ia mengatakan para aktor kemudian sepakat pada pendekatan eksplorasi makna ayah dan anak, termasuk peluang bagi mereka memperluas kemampuan akting.
"I think everyone was intrigued by this same proposition that I was, which was the nuance and the delicacy of exploring what it means, fathers and sons, and how this is a story that shows the best of what that can be, as well as the worst of what it can be." ujar James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Ashcroft menambahkan bahwa pemilihan lokasi turut membentuk suasana film, termasuk pengambilan gambar di New Jersey.
"Logistically, some days it could be quite a tough ask, because we really were jumping all around the place in New Jersey." kata James Ashcroft, sutradara The Whisper Man.
Ia juga menyebut Tom’s house sebagai lokasi yang sangat bersejarah, menggambarkannya lebih dari 100 tahun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow