Independiente Rivadavia vs Fluminense memperebutkan tiket perempat final

Smallest Font
Largest Font

Independiente Rivadavia menjamu Fluminense di Stadion Malvinas Argentinas, Mendoza, untuk memperebutkan satu tiket perempat final Copa Libertadores 2026. Setelah bermain imbang tanpa gol 0-0 di leg pertama Brasil, pertandingan leg kedua di Mendoza menjadi penentu hanya bagi pemenang. Laga dimainkan Selasa dengan kick-off 5:50 PM ET.

Seri antara kedua tim berakhir terbuka karena hasil 0-0 di Maracanã membuat tidak ada keunggulan agregat bagi siapa pun. Pemenang akan melaju ke perempat final Libertadores 2026.

Independiente Rivadavia datang dengan modal tidak kebobolan di Brasil dan berpeluang memastikan kelolosan di kandang. Bola diharapkan dimanfaatkan lewat dorongan publik, sementara Alfredo Berti menyiapkan opsi yang kembali bisa memasukkan José Florentín setelah absen di leg pertama karena akumulasi kartu kuning.

Jose Florentín kembali tersedia setelah absen di leg pertama karena akumulasi kartu kuning, kata Alfredo Berti seperti dilansir beinsports.

Berti juga menyiapkan tim dengan Maximiliano Salas dan Alex Arce sebagai referensi serangan, menyusul kebutuhan untuk mengubah skor setelah 0-0.

Fluminense memasuki laga dengan perubahan di bangku pelatih menyusul hasil imbang leg pertama. Luis Zubeldía meninggalkan posisinya setelah pertandingan ida, dan Marcão mengambil alih sebelum perjalanan ke Mendoza.

Marcão menjadi pelatih Fluminense setelah Luis Zubeldía pergi menyusul hasil imbang leg pertama, demikian beinsports.

Debut Marcão memberi dampak positif karena Fluminense meraih kemenangan 3-2 atas Palmeiras di Brasileirão. Dalam rombongan, Thiago Silva, Hulk, dan Yeferson Soteldo disebut membawa pengalaman untuk mencari hasil yang sempat gagal saat bermain di kandang sendiri.

Pada laga ini, wasit yang memimpin adalah Andrés Rojas dari COL, dengan VAR Leonard Mosquera dari COL, sebagaimana tercantum beinsports. Jika skor imbang bertahan setelah 90 menit, tiket perempat final ditentukan melalui adu penalti.

Federico Chiapetta menilai pertandingan internasional ini sesuai standar Conmebol dan menyebut upaya persiapan stadion dilakukan sebelum acara.

"Es un partido internacional. Por supuesto, hemos tenido muchos partidos, pero siempre esto tiene un condimento especial más allá de que sea la Lepra. La verdad es que el fútbol mendocino está muy bien y hemos hecho un esfuerzo para presentar el estadio en las mejores condiciones y de acuerdo a las exigencias de Conmebol", kata Federico Chiapetta, Subsecretario de Deportes.

Ia juga menyinggung penjualan tiket dan kemudahan bagi anggota klub yang memiliki fasilitas pembayaran tertentu. Chiapetta menambahkan kondisi lapangan dinilainya baik dan perawatan dilakukan terus-menerus, bukan hanya jelang pertandingan.

"La dirigencia de Independiente Rivadavia que han vendido una importante cantidad de entradas, dieron facilidades para que puedan venir los socios que tienen con débito y creo que está todo dado para que sea una noche para festejar e inolvidable", ujar Federico Chiapetta, Subsecretario de Deportes.

Untuk manajemen acara, Chiapetta mengatakan ada protokol bersama tim dan pemeliharaan berlangsung secara berkelanjutan. Ia juga menyinggung contoh lain yang dinilainya tidak bisa diperbaiki dan menyatakan fokus hingga pertandingan selesai.

"No hay excusas, ya en Libertadores los estándares son así. En todas las canchas que se juega en Libertadores y en la Liga Profesional nos hemos bien acostumbrado a tener buenos campos de juego. Más allá de esto que es folclórico, yo particularmente soy simpatizante de Independiente Rivadavia y estoy en el doble rol de funcionario viendo que esté todo bien, no solamente el césped, y me voy a tomar un ratito cuando pueda para mirar el reojo a la Lepra", kata Federico Chiapetta, Subsecretario de Deportes.

Selanjutnya, Chiapetta menyebut ada agenda di Stadion Malvinas Argentinas, termasuk laga Los Pumas pada 5 September. Jika Independiente Rivadavia lolos perempat final, ia memperkirakan klub akan bermain pertengahan September, sementara pembicaraan soal kemungkinan menjadi tuan rumah Copa Argentina masih berjalan.

"El 5 de septiembre están Los Pumas, después, no me acuerdo bien la fecha, pero creo que a mediados de septiembre jugaría Independiente si pasa a cuartos de final y después esperando por la Copa Argentina, estamos en conversaciones constantes", kata Federico Chiapetta, Subsecretario de Deportes.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed