Independiente Rivadavia Boyong Ribuan Pendukung Ke Rio de Janeiro
Sekitar 2.000 hingga 3.000 pendukung Independiente Rivadavia memadati Rio de Janeiro, Brasil, untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka dalam laga leg pertama babak 16 besar Copa Libertadores melawan Fluminense di Stadion Maracana.
Kedatangan rombongan suporter asal Mendoza dan berbagai wilayah Argentina tersebut dikonfirmasi oleh Wakil Presiden Independiente Rivadavia, Alberto Rez Masud. Pertandingan tandang ini berakhir imbang tanpa gol, dan tim asuhan Alfredo Berti dijadwalkan menjamu skuad Luis Zubeldia di Mendoza pada pekan depan.
Dukungan ribuan simpatisan terlihat jelas saat aksi aksi pengawalan atau banderazo digelar pada malam sebelum pertandingan, meski dalam kondisi cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang di sekitar area hotel tempat tim menginap.
"Itu adalah sesuatu yang sangat menyentuh," kata Alberto Rez Masud, Wakil Presiden Independiente Rivadavia.
Para pendukung bertahan hingga pukul 02.00 pagi sambil menyanyikan yel-yel dan menyalakan kembang api. Momen ini disambut langsung oleh para pemain yang keluar dari hotel untuk bernyanyi serta melompat bersama para suporter.
"Kita harus menikmatinya," ujar Alberto Rez Masud, Wakil Presiden Independiente Rivadavia.
Rez Masud membeberkan bahwa seluruh biaya penerbangan, akomodasi, transportasi lokal, hingga konsumsi ditanggung penuh oleh pihak klub. Sebaliknya, pihak Conmebol mengurus pembayaran terkait hak partisipasi serta kelanjutan fase kompetisi setelah memperhitungkan potensi denda.
Untuk menunjang mobilitas di Brasil, pihak manajemen menyewa satu pesawat piagam (charter), tiga unit bus penerima rombongan, serta menggaet perusahaan spesialis logistik demi memastikan kelancaran seluruh pergerakan tim.
Mengenai persiapan tim, kondisi fisik dan mental para pemain dipastikan berada dalam tingkat optimal sebelum laga digelar. Rentetan agenda yang terencana dijalankan mulai dari santap siang, waktu istirahat, hingga sesi pengarahan taktik sebelum keberangkatan ke stadion.
Perjalanan armada bus menuju Stadion Maracana juga mendapatkan pengawalan ketat dari kepolisian setempat melalui pemantauan sistem pelacak waktu nyata (real-time). Jadwal keberangkatan disusun secara presisi mengingat adanya sanksi tegas jika tim mengalami keterlambatan.
Terkait isu internal klub mengenai masa depan pemain bernama Arce dan agenda pemilihan pengurus, Rez Masud menegaskan bahwa Presiden Daniel Vila mengantongi dukungan penuh untuk terus memimpin lembaga dan meminta semua pihak berfokus pada agenda kompetisi saat ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow