IHSG Sesi I 14 Juli 2026 Menguat ke 6.074, Saham Kesehatan Memimpin

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan sebesar 36,77 poin atau naik 0,61% ke level 6.074,61 pada akhir perdagangan sesi I, Selasa (14/7/2026).

Dilansir dari Investor Daily, pergerakan indeks pada hari ini fluktuatif dalam rentang posisi terendah 6.002 hingga menyentuh level tertinggi di 6.084.

Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan volume perdagangan mencapai 21,83 miliar lembar saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp 10,22 triliun.

Frekuensi transaksi yang tercatat pada paruh pertama hari ini mencapai 1.837.275 kali perdagangan.

Sebanyak 421 saham terpantau bergerak menguat, sedangkan 182 saham mengalami penurunan harga, dan 187 saham lainnya tidak bergerak atau stagnan.

Di sisi lain, indeks saham-saham unggulan yang tergabung dalam LQ45 justru mengalami pelemahan tipis sebesar 0,15%.

Mayoritas sektor saham menopang laju indeks dengan mencatatkan kenaikan pada penutupan paruh pertama.

Sektor kesehatan tampil sebagai motor penggerak utama setelah melonjak signifikan sebesar 2,14%.

Penguatan ini diikuti oleh sektor barang konsumsi non-primer sebesar 2,1%, sektor infrastruktur 2,03%, sektor energi 1,92%, dan sektor barang baku sebesar 1,1%.

Sementara itu, penurunan indeks sektoral hanya melanda sektor keuangan sebesar 1,42% serta sektor perindustrian yang melemah 0,4%.

Pergerakan positif IHSG sejalan dengan indeks saham di Asia yang kompak menghijau pada perdagangan sesi pertama hari ini.

Indeks Nikkei (Jepang) terkerek naik 0,24%, Straits Times (Singapura) menguat 0,24%, Shanghai (China) bertambah 0,09%, dan Hang Seng (Hong Kong) terapresiasi tipis 0,01%.

Di tengah penguatan indeks, sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga yang signifikan dengan rentang lonjakan berkisar antara 14% hingga 25%.

Dua saham bahkan sukses menyentuh batas auto rejection atas (ARA) pada perdagangan sesi I hari ini.

Kedua emiten tersebut adalah PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) yang melesat 25% ke level Rp 340 dan PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) yang melonjak 25% menjadi Rp 260.

Saham lain yang masuk dalam jajaran top gainers adalah PT Indo American Seafoods Tbk (ISEA) yang naik 20% menjadi Rp 90.

Selanjutnya, PT Berlina Tbk (BRNA) meningkat sebesar 18,58% menuju level Rp 670, dan PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) menguat 14,55% ke posisi Rp 630.

Sebaliknya, beberapa saham justru mengalami tekanan jual yang cukup dalam hingga masuk dalam daftar top losers.

Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) melemah paling dalam dengan penurunan sebesar 11,37% ke harga Rp 1.130.

PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) menyusul dengan pelemahan 9,09% menuju Rp 3.000, serta PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) yang anjlok 9,03% ke level Rp 141.

Selain itu, saham PT King Tire Indonesia Tbk (TYRE) tercatat melorot sebesar 5,98% menjadi Rp 110, dan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) turun 5,37% ke posisi Rp 282.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed