IHSG Sepekan Menguat, Saham AGAR Memimpin Daftar Top Gainers
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan performa positif sepanjang periode perdagangan 13-17 Juli 2026. Seperti dikutip dari Investor Daily, indeks saham domestik tersebut melonjak sebesar 4,24%.
Penguatan ini membawa IHSG mendarat di level 6.175,5 pada penutupan pekan ini. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan dengan posisi pada pekan sebelumnya yang berada di level 5.924,3.
Kenaikan indeks juga mendorong nilai kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tumbuh 3,95%. Nilai pasar tersebut bertambah sebesar Rp 409 triliun, dari Rp 10.340 triliun menjadi Rp 10.749 triliun.
Di tengah penguatan indeks, sejumlah saham mencatatkan pertumbuhan harga yang signifikan dan menjadi penggerak pasar. PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) berada di posisi teratas dalam daftar saham berkinerja terbaik.
Harga saham AGAR melonjak sebesar 138,2%, bergerak dari Rp 505 menjadi Rp 212. Lonjakan ini menempatkan perusahaan di posisi terdepan kelompok saham peraih keuntungan terbesar.
Beberapa emiten lain juga mencatatkan pertumbuhan signifikan di pasar modal. PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) menguat 77% ke posisi Rp 386, diikuti PT First Media Tbk (KBLV) yang naik 69,1% menjadi Rp 137.
Selain itu, saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) terkerek 59,7% menuju Rp 29,225. Kenaikan juga dialami oleh PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) sebesar 46,6% menjadi Rp 151.
Emiten lain yang menguat adalah PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) sebesar 44,15% ke Rp 1,355. Sementara PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) sama-sama naik 35,5% masing-masing ke Rp 705 dan Rp 725.
Melengkapi daftar tersebut, PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) mencatatkan pertumbuhan 35% menjadi Rp 216. Kemudian saham PT Verona Indah Pictures Tbk (VERN) ikut terangkat sebesar 34% ke level Rp 197.
Deretan Saham Paling Merugi
Meskipun pasar bergerak positif secara keseluruhan, terdapat 10 emiten yang mengalami koreksi harga cukup tajam. Saham-saham ini menjadi penekan utama bagi portofolio investor yang memilikinya.
PT Niramas Utama Tbk (JELI) memimpin penurunan terbesar dengan pelemahan 40,13%, membuat harganya merosot dari Rp 1.495 menjadi Rp 895. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) mengekor di belakangnya dengan penurunan 21,5% menjadi Rp 131 dari Rp 167.
Saham PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) juga ambrol sebesar 19,1% ke posisi Rp 228. Penurunan berlanjut pada PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) sebesar 14,4% menjadi Rp 89, serta PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) yang turun 13,2% ke Rp 92.
Selanjutnya, PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) melemah 12,6% menjadi Rp 358. Saham PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) turun sebesar 12,18% ke Rp 2.740, dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) terkoreksi 10,4% menjadi Rp 448.
Pada posisi akhir daftar pengurang nilai pasar, saham PT Capital Finance Indonesia Tbk (CASA) jatuh 9,75% menjadi Rp 1.805. Terakhir, saham PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) terpangkas nilainya sebesar 9,5% menuju level Rp 66.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow