IHSG Berpotensi Bullish Tembus 6850 Usai Kembali Lewati Resistance 6300

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren penguatan hingga kisaran 6700-6850 dalam jangka menengah setelah berhasil menembus level resistance kuat 6300-6320 pada perdagangan Selasa (21/7). Kenaikan IHSG sebesar 1,74 persen tersebut diiringi aksi beli bersih investor asing senilai Rp360 miliar.

Aksi beli bersih oleh investor asing berfokus pada sejumlah saham utama seperti ANTM, PTRO, BMRI, BBRI, dan BREN. Keberhasilan indeks bertahan di atas level krusial menjadi indikator kuat potensi kenaikan lebih lanjut.

BNI Sekuritas memproyeksikan rentang support IHSG berada pada kisaran 6230-6300, sementara level resistance diperkirakan mencapai 6380-6470.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memberikan analisis mengenai arah pergerakan indeks tersebut.

"IHSG sudah break di atas resistance kuat di 6300-6320. Jika IHSG terus bertahan di atas 6300, maka IHSG berpotensi lanjut naik hingga 6700-6850 middle term. Tapi, hati-hati jika break kembali di bawah 6300, potensi koreksi lagi ke 6000-an. Diperkirakan Support IHSG: 6230-6300 dan Resist IHSG: 6380-6470," sebut Fanny Suherman, CFP selaku Head of Retail Research BNI Sekuritas dalam riset Rabu (22/7).

Selain proyeksi IHSG, BNI Sekuritas mengeluarkan rekomendasi beberapa saham untuk opsi perdagangan harian, meliputi BBCA, TLKM, ANTM, BREN, NCKL, dan JPFA.

Untuk saham BBCA direkomendasikan speculative buy di area 6425-6525 dengan target dekat 6650-6775 dan cutloss di bawah 6350, sementara TLKM memiliki area beli 2710-2750 dengan target 2780-2900 dan cutloss di bawah 2680. ANTM dicatat dengan area beli 3000-3060 dan target 3090-3150, BREN pada kisaran beli 3440-3500 menuju target 3540-3580, NCKL di area 885 dengan target 900-910, serta JPFA pada area beli 2060-2080 dengan target 2110-2160.

Penguatan pasar domestik didorong oleh pergerakan positif bursa global dan regional. Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada Selasa (22/7) berkat reli saham semikonduktor serta rilis laporan keuangan kuartal kedua emiten yang melebihi proyeksi pasar, seperti 3M yang melonjak lebih dari 7 persen dan General Motors yang naik hampir 5 persen.

Bursa Asia juga mayoritas mencatatkan kenaikan pada perdagangan Selasa (21/7), dipimpin indeks Taiex Taiwan yang melonjak 4,2 persen, Kospi Korea Selatan naik 3,56 persen, dan Nikkei 225 Jepang melesat 3,26 persen seiring meredanya aksi jual pada saham chip.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed