IFG Progress: Asuransi Jiwa Perlu Perkuat Strategi Pengendalian Klaim Kesehatan
Penulis : Prisma Ardianto 19 Jul 2026 | 18:10 WIB
Ilustrasi polis asuransi kesehatan. (Investor Daily/Prisma Ardianto)
JAKARTA, investor.id – IFG Progress menilai perusahaan asuransi jiwa perlu memperkuat strategi pengendalian klaim seiring meningkatnya loss ratio yang terus menekan profitabilitas, terutama pada bisnis asuransi kesehatan. Tekanan paling besar terjadi pada segmen individu yang mencatat rasio klaim jauh di atas tingkat yang sehat.
Loss ratio merupakan indikator yang mengukur perbandingan antara nilai klaim yang dibayarkan perusahaan asuransi dengan total premi yang diterima. Rasio di atas 100% menunjukkan nilai klaim telah melampaui premi yang dikumpulkan sehingga berpotensi menimbulkan kerugian langsung bagi perusahaan.
Senior Research Associate IFG Progress, Ibrahim Kholilul Rohman, mengatakan loss ratio pada segmen individu di industri asuransi jiwa meningkat tajam menjadi sekitar 184,8% pada kuartal I-2026, dibandingkan 129,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, loss ratio pada segmen nasabah kumpulan naik menjadi sekitar 40,6%, namun masih berada pada tingkat yang relatif lebih terkendali dibandingkan segmen individu.
“Secara agregat, total loss ratio meningkat menjadi sekitar 76,5%, menunjukkan peningkatan yang cukup besar dari Q1-2025 sebesar 60,3%. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan terhadap profitabilitas bisnis kesehatan masih berlanjut,” kata Ibrahim dalam publikasinya yang dikutip, Minggu (19/7/2026).
IFG Progress merekomendasikan perusahaan asuransi jiwa memperkuat berbagai strategi pengendalian klaim untuk menjaga keberlanjutan bisnis. Langkah yang dapat ditempuh antara lain meningkatkan kualitas underwriting, memperbaiki pengelolaan jaringan penyedia layanan kesehatan, menyesuaikan tarif premi berdasarkan profil risiko, serta menerapkan berbagai strategi cost containment.
IFG Progress juga menyoroti kinerja lini bisnis asuransi kesehatan. Pada kuartal I-2026, total premi asuransi kesehatan tercatat sekitar Rp 7,9 triliun, sedangkan total klaim mencapai sekitar Rp 6,1 triliun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan premi masih dibayangi oleh peningkatan beban klaim.
Meski demikian, industri asuransi jiwa dinilai masih memiliki ruang untuk memperluas penetrasi pasar. IFG Progress mencatat preferensi masyarakat terhadap produk asuransi jiwa tradisional terus menguat pada awal 2026. Premi produk tradisional meningkat menjadi Rp 31,8 triliun atau tumbuh sekitar 16,5% secara tahunan (year on year/yoy), dibandingkan Rp27,3 triliun pada kuartal I-2025.
Sebaliknya, premi Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) masih mengalami kontraksi sebesar 6,7% secara tahunan, dari Rp 13,5 triliun menjadi Rp 12,6 triliun.
Menurutnya, meningkatnya kontribusi produk tradisional menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat menuju produk proteksi murni. Tren tersebut didorong oleh meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya perlindungan serta penyesuaian strategi pemasaran perusahaan asuransi setelah penguatan regulasi terkait PAYDI.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Usia Harapan Hidup Naik, Kesiapan Finansial Jadi Sorotan
Bhinneka Life Perluas Sinergi dengan RS di Malaysia
Klaim Melonjak, Hasil Investasi Anjlok, Laba Asuransi Jiwa Tetap Berkibar
Jeffrey Woo Resmi Pimpin FWD Insurance Indonesia
Finance 2 menit yang lalu Asuransi Jiwa Perlu Perkuat Strategi Pengendalian Klaim Loss ratio segmen individu melonjak hingga 184,8%. Sisi profitabilitas perusahaan asuransi jiwa berpotensi semakin tertekan.
Lifestyle 11 menit yang lalu MotoGP Mandalika Jadi Penggerak Ekonomi dan Ekosistem Balap MotoGP Mandalika 2026 ditargetkan menggerakkan pariwisata, bisnis lokal, dan pembinaan pembalap nasional secara berkelanjutan.
Market 13 menit yang lalu Prediksi Harga Emas Antam (ANTM) Senin 20 Juli 2026 Harga emas Antam (ANTM) diprediksi bergerak fluktuatif ke level Rp 2.430.000- Rp 2.720.000 per gram pada Senin, 20 Juli 2026.
Market 43 menit yang lalu Petinggi Taksi Blue Bird Lego 52 Juta Saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) melaporkan perubahan kepemilikan saham pada pekan ketiga Juli 2026. Tercatat, salah satu petingginya melego saham.
Market 1 jam yang lalu Harga Emas Antam (ANTM) Masih Punya Tenaga Sepekan ke Depan Pakar memproyeksikan harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) bergerak di level Rp 2.430.000-2.720.000 per gram selama sepekan ke depan.
Lifestyle 1 jam yang lalu Prediksi Spanyol vs Argentina, Kabar Tim, Plus Ramalan Skor Final Piala Dunia 2026: Spanyol datang dengan pertahanan paling kokoh, sedangkan Argentina menjadi tim paling produktif.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow