Hong Kong Perketat Aturan Finansial dan Tindak Kejahatan Narkoba

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Departemen Bea Cukai Hong Kong menyita bahan narkotika etomidate senilai sekitar 42 juta dolar Hong Kong dan menggerebek fasilitas pembuatannya di Kam Tin pada Selasa (1/9/2026).

Petugas mengamankan seorang pria lokal berusia 61 tahun di lokasi penggerebekan. Polisi menyita lebih dari 3.000 kapsul, 13,4 kilogram cairan, 3 kilogram bubuk etomidate, serta peralatan produksi.

Pria yang ditangkap dijerat pasal pembuatan dan perdagangan obat berbahaya berdasarkan Undang-Undang Obat Berbahaya dengan ancaman denda maksimum 5 juta dolar Hong Kong dan penjara seumur hidup. Kasus ini dijadwalkan disidangkan di Pengadilan Magistrat Tuen Mun pada Kamis (3/9/2026).

Di sisi lain, Bea Cukai Hong Kong juga menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dengan PDD Holdings pada Rabu (2/9/2026) untuk memperketat pengawasan barang terlarang pada jalur perdagangan e-commerce lintas batas.

Asisten Komisioner Bea Cukai dan Cukai (Intelijen dan Penyidikan), Wong Ho-yin, menandatangani kesepakatan tersebut disaksikan oleh Komisioner Bea Cukai dan Cukai, Chan Tsz-tat.

Chan Tsz-tat menyatakan bahwa kerja sama ini bertujuan mendukung kerangka Rencana Lima Tahun ke-15 Nasional dalam mempromosikan inovasi regulasi kepabeanan.

"Penandatanganan MOU dengan PDD Holdings merupakan langkah penting ke arah ini untuk memperkuat kerja sama antara Pemerintah dan platform e-commerce lintas batas. Kedua belah pihak akan membangun mekanisme komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat, memperkuat promosi kepatuhan, serta membantu platform dan pedagangnya dalam memahami undang-undang serta persyaratan kontrol impor Hong Kong yang relevan, dengan pandangan untuk mencegah barang-barang dilarang memasuki Hong Kong melalui saluran belanja daring, sehingga memberikan perlindungan yang lebih komprehensif bagi konsumen," kata Chan, Komisioner Bea Cukai dan Cukai Hong Kong.

Pihak PDD Holdings menyambut baik langkah sinergi kepabeanan tersebut guna menekan risiko pelanggaran hukum pedagang.

"Grup sangat mementingkan pengembangan yang patuh dalam e-commerce lintas batas. Grup akan memanfaatkan teknologi, termasuk big data dan AI, untuk memperkuat manajemen barang, pedagang, dan proses transaksi, dengan pandangan untuk mengurangi risiko kepatuhan," kata Liao Yongdi, Senior Vice President PDD Holdings.

"PDD Holdings berharap dapat membangun mekanisme komunikasi jangka panjang dengan Bea Cukai Hong Kong untuk meningkatkan kolaborasi dan menindaklanjuti hal-hal relevan secara tepat waktu, sehingga memberikan pengalaman belanja daring yang lebih aman dan andal bagi konsumen Hong Kong," ujar Liao Yongdi, Senior Vice President PDD Holdings.

Pemerintah Hong Kong terus menyesuaikan strategi pasar keuangan di tengah dinamika geopolitik global dan perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan. Pemerintah fokus memperluas produk komoditas, pasar obligasi, serta sistem kliring emas.

Ekonom HSBC Frederic Neumann menilai peran strategis Hong Kong sebagai penghubung antara Tiongkok daratan dan pasar internasional akan terus mendalam, didukung oleh rencana integrasi kawasan Greater Bay Area.

"Jika Anda bertanya kepada saya bagaimana hal itu akan berkembang, saya pikir itu hanya akan memperdalam proses tersebut secara esensial," kata Frederic Neumann, kepala ekonom Asia di HSBC.

Neumann menambahkan bahwaPenyelarasan regulasi antar kota di kawasan tersebut memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat besar.

"Pada sebagian besar ukuran, area tersebut tidak terintegrasi sebagaimana mestinya. Kapan pun kita dapat menyelaraskan regulasi, mempermudah pengalihan bisnis, itu akan memiliki potensi yang sangat besar," kata Frederic Neumann, kepala ekonom Asia di HSBC.

Sementara itu, Sekretaris Layanan Keuangan dan Perbendaharaan Christopher Hui menegaskan stabilitas dan kepastian regulasi menjadi daya tarik utama bagi investor asing saat ini.

"Apa yang telah kami lakukan sejauh ini adalah untuk memastikan Hong Kong dapat memanfaatkan keunggulan kami di bawah 'satu negara, dua sistem', dan untuk memastikan bahwa kami terus menjadi pusat investasi yang relevan, terpercaya, stabil, dan aman bagi semua modal yang bersedia dan siap ditempatkan di Hong Kong," kata Christopher Hui, Sekretaris Layanan Keuangan dan Perbendaharaan Hong Kong.

Ia menyebut diversifikasi produk finansial menjadi fokus utama pemerintah untuk menjaga relevansi di era perubahan ekonomi global.

"Semua ini adalah bagian tak terpisahkan dari strategi keseluruhan kami untuk terus meningkatkan peran kami sebagai pusat keuangan internasional dan untuk membuat Hong Kong terus relevan di era yang terus berubah ini," kata Christopher Hui, Sekretaris Layanan Keuangan dan Perbendaharaan Hong Kong.

Program Penanggulangan Kemiskinan Terget

Pemerintah Hong Kong resmi mengubah nama "Commission on Poverty" menjadi "Commission on Targeted Poverty Alleviation" mulai Rabu (2/9/2026). Kepala Sekretaris Administrasi Chan Kwok-ki memimpin rapat perdana komisi tersebut untuk meninjau program bantuan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Pemerintah juga bersiap meluncurkan platform pencocokan proyek kesejahteraan sosial tahun ini guna menghubungkan sumber daya sektor bisnis dengan kebutuhan komunitas miskin secara efektif.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed