Harga Emas Terus Fluktuasi di US$ 4.000 Akibat Ketidakpastian
Harga emas terus berfluktuasi di sekitar level US$ 4.000 per troy ounce, meskipun tekanan inflasi mulai mereda. Ini disebabkan oleh meningkatnya ketidakpastian akibat konflik di Timur Tengah yang mempengaruhi pasar energi global.
Harga emas spot terakhir tercatat pada US$ 4.017,30 per troy ounce, mengalami penurunan 2,5% dalam seminggu. Dilansir dari Investor Daily, Chris Gaffney, Presiden Pasar Dunia di EverBank, menyatakan bahwa harga emas turun di bawah level US$ 4.000 sebanyak empat kali dalam empat minggu terakhir, meskipun dukungan yang lebih luas masih ada.
"Level harga emas di US$ 4.000 adalah titik psikologis utama bagi investor, dan jika level ini ditembus dan terus turun, kita bisa melihat emas mengalami koreksi jangka pendek yang dalam," ujar Gaffney.
Gaffney juga menambahkan, "Data kuncinya adalah angka inflasi AS, jika kita tidak melihat lonjakan harga minyak maka angka inflasi AS seharusnya terus menunjukkan perbaikan. Ini akan mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga AS, yang pasti akan membantu harga emas."
Sementara itu, Simon-Peter Massabni, Kepala Pengembangan Bisnis di XS.com, mengungkapkan bahwa sentimen negatif sebagian besar telah tercermin dalam harga pasar. Ia memperkirakan bahwa jika harga emas tidak naik dari US$ 4.000, potensi penurunan akan terbatas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow