Harga Emas Dunia Menguat Tipis Usai Penurunan Inflasi Produsen AS

Smallest Font
Largest Font

Harga emas dunia mengalami penguatan pada perdagangan hari Rabu (15/7/2026) setelah rilis data inflasi produsen Amerika Serikat menunjukkan penurunan yang tidak diantisipasi pasar, seperti dilansir dari Investor Daily.

Meski sempat merosot hampir 1% di awal sesi, harga emas spot akhirnya ditutup naik 0,18% ke level US$ 4.060,38 per ons troi, sedangkan kontrak emas berjangka AS melemah tipis 0,07% ke level US$ 4.067,05 per ons troi.

Pelemahan harga komoditas ini berhasil diredam setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir terkontraksi 0,3% pada Juni, membalikkan kenaikan 0,6% pada bulan sebelumnya.

Kondisi inflasi yang melandai ini mengurangi kekhawatiran pasar terhadap kebijakan moneter agresif dari bank sentral Amerika Serikat atau The Fed dalam waktu dekat.

"Data PPI yang lebih lemah dari ekspektasi meredakan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga beberapa kali lagi tahun ini," ujar Chief Market Strategist Blue Line Futures Phillip Streible.

Data CME FedWatch kini menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan Juli menyusut menjadi sekitar 10,2%, turun dari posisi 16,6% sebelum laporan PPI dipublikasikan.

Namun, ruang penguatan emas masih terbatas akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah, setelah AS melancarkan serangan baru ke Iran dan memicu ancaman balasan berupa penghentian ekspor energi yang berpotensi melambungkan harga minyak.

Analis melihat bahwa kenaikan harga energi akibat konflik di Selat Hormuz dapat memicu inflasi persisten, yang memaksa bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi sehingga menekan emas yang tidak menghasilkan imbal hasil.

"Sebaliknya, jika level US$ 4.000 per ons troi mampu bertahan sebagai area support, harga emas berpeluang kembali menguat ke kisaran US$ 4.100 per ons troi," papar Senior Research Analyst FXTM Lukman Otunuga.

Sementara itu, pergerakan instrumen logam mulia lainnya menunjukkan hasil bervariasi, dengan harga perak spot melemah 1,59% ke US$ 57,77 per ons, platinum melonjak 2,76% ke US$ 1.677,75 per ons, dan palladium terapresiasi 0,86% ke level US$ 1.318,15 per ons.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    1
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed