Google Rombak Pimpinan AI Usai Kepala Ilmuwan Jeff Dean Mengundurkan Diri

Smallest Font
Largest Font

Raksasa teknologi Google melakukan perombakan besar-besaran pada struktur kepemimpinan divisi kecerdasan buatan (AI). Langkah strategis ini diambil usai Kepala Ilmuwan Jeff Dean mengumumkan pengunduran dirinya setelah mengabdi hampir tiga dekade. Kabar restrukturisasi tersebut disampaikan langsung oleh CEO Google Sundar Pichai melalui platform X, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada Minggu (9/8/2026).

Penataan ulang tim ini terjadi di tengah persaingan ketat pengembangan teknologi AI global. Dalam skema kepemimpinan baru, CEO Google DeepMind Demis Hassabis dipercaya mengemban jabatan sebagai ketua sekaligus kepala ilmuwan perusahaan. Meski mendapat mandat baru, Hassabis tetap memimpin Isomorphic Labs, yaitu startup penemuan obat berbasis AI yang merupakan hasil pemisahan dari Google.

Sementara itu, posisi Kepala Teknologi Google DeepMind Koray Kavukcuoglu kini ditugaskan untuk memimpin pengembangan model Gemini 4 terbaru. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi perusahaan dalam kompetisi teknologi masa depan.

Pichai mengonfirmasi kepergian Jeff Dean yang telah berkiprah selama 27 tahun di perusahaan tersebut. Dean memilih keluar untuk mendirikan perusahaan rintisan AI miliknya sendiri bernama Discovery Loop. "Terakhir, setelah kiprah luar biasa selama 27 tahun, Jeff Dean kini ingin mencoba sesuatu yang baru, dan kami sangat antusias untuk mendukungnya dalam langkah tersebut. Jeff bersama Sanjay Ghemawat, seorang Google Senior Fellow, sedang mendirikan perusahaan independen yang berorientasi pada kemaslahatan publik guna mempercepat penemuan di bidang machine learning (ML), sains, dan rekayasa," terang Pichai di blog Google.

Melalui Discovery Loop, Dean berfokus mengotomatisasi proses penemuan ilmiah agar berjalan lebih efisien. Sejumlah peneliti ilmiah papan atas seperti Oriol Vinyals, Quoc Le, dan Sanjay Ghemawat turut bergabung dalam usaha baru ini. Pengembangan otomatisasi tersebut ditujukan untuk mendukung kemajuan penemuan obat serta mengatasi tantangan global seperti energi bersih. Pendanaan awal startup ini dipimpin oleh Radical Ventures dan Khosla Ventures, dengan dukungan investasi dari Google.

Tantangan Persaingan AI dan Gelombang Pengunduran Diri

Perubahan struktur pimpinan ini berlangsung ketika Silicon Valley terus meyakinkan investor mengenai efektivitas investasi besar di sektor AI. Saat ini, model ChatGPT dari OpenAI dan Claude dari Anthropic masih mendominasi pasar chatbot.

Di sisi lain, Google menghadapi gelombang kepergian sejumlah peneliti dan pakar senior ke perusahaan pesaing. Peneliti AI terkemuka Noam Shazeer memutuskan bergabung dengan OpenAI, sedangkan peraih Hadiah Nobel John Jumper berpindah ke Anthropic.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed