Gicquel Delrue Ciptakan Sejarah di Kejuaraan Dunia Badminton 2026
Pasangan ganda campuran Prancis Thom Gicquel/Delphine Delrue mencetak sejarah baru setelah merebut gelar juara pada Kejuaraan Dunia Badminton 2026 di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Minggu (23/8/2026). Gicquel/Delrue menumbangkan ganda campuran nomor satu dunia asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, lewat pertarungan rubber game dengan skor 22-20, 19-21, dan 21-15.
Kemenangan tersebut menjadikan Gicquel/Delrue sebagai wakil Prancis pertama yang berhasil meraih predikat juara dunia bulu tangkis. Hasil ini juga sekaligus memutus rekor buruk pasangan peringkat dunia itu setelah selalu mengalami kekalahan dalam empat pertemuan sebelumnya melawan Feng/Huang.
Pertandingan final berlangsung sengit selama 78 menit. Gicquel/Delrue sempat unggul pada gim pertama sebelum Feng/Huang membalas di gim kedua untuk memaksakan adu penentuan. Pada gim ketiga, dominasi pasangan Prancis terus terjaga hingga menutup laga dengan kemenangan mendebarkan.
Sementara itu, pasangan ganda putra Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dipastikan gagal mempertahankan gelar juara dunia usai tersingkir pada babak semifinal. Pasangan unggulan pertama tersebut ditaklukkan oleh ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dua gim langsung dengan skor 17-21, 18-21.
Kim dan Seo mengakui keteteran menghadapi intensitas permainan cepat yang diterapkan oleh ganda putra Malaysia binaan pelatih Herry Iman Pierngadi tersebut.
"Lawan kami sangat agresif hari ini dan untuk mengatasi itu, kami mulai bermain dengan cepat," ujar Kim dan Seo dilansir dari laman NST.
Keduanya menuturkan bahwa laju serangan lawan membuat mereka kesulitan menemukan bentuk permainan terbaik sejak awal pertandingan.
"Karena tempo permainan mereka yang cepat, menjadi sulit bagi kami untuk menenangkan diri," kata mereka.
Sektor ganda putra juga diwarnai tumbangnya unggulan kedua asal Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang kalah dari pasangan Taiwan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan di babak perempat final.
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia menurunkan 14 wakil di Kejuaraan Dunia 2026 tetapi gagal menempatkan utusan di partai puncak. Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang menembus semifinal dan menyumbang medali perunggu setelah takluk dari Feng/Huang dengan skor 22-20, 14-21, 20-22. Hasil ini memperpanjang masa puasa gelar juara dunia bulu tangkis Indonesia menjadi tujuh tahun sejak Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berjaya pada edisi 2019.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow