Fortune Indonesia Siapkan Rights Issue Rp 27,1 Triliun

Smallest Font
Largest Font

PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) merencanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue senilai maksimal Rp 27,1 triliun pada Senin, 20 Juli 2026, guna mendanai ekspansi bisnis ke sektor pertambangan batu bara kokas.

Dilansir dari Investor Daily, emiten ini menawarkan sebanyak-banyaknya 215.096.316.400 saham baru berharga nominal Rp 100 per saham. Jumlah saham baru yang dilepas tersebut setara dengan 99,78 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah pelaksanaan PMHMETD I.

Setiap pemilik 100 saham lama yang terdaftar dalam daftar pemegang saham perseroan pada delapan hari kerja setelah pernyataan pendaftaran efektif berhak atas 46.235 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 126 per lembar.

Pemegang saham pengendali, IMR Asia Holding Pte Ltd (IMR AH), memiliki hak atas 165.217.351.110 HMETD. IMR AH bakal mengambil bagian 165.216.755.166 saham melalui setoran modal non-kas (inbreng) berupa 10.780 saham seri A atau 49 persen porsi saham PT Borneo Prima (BP).

Manajemen FORU menjelaskan bahwa perseroan berencana mengubah kegiatan usaha dari jasa periklanan dan media menjadi perusahaan induk untuk menangkap peluang di industri batu bara metalurgi. PT Borneo Prima mengelola konsesi pertambangan batu bara seluas 15.000 hektare di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, dengan kualitas kalori mencapai 7.850 kcal/kg.

Pasca transaksi konsolidasi dengan PT Borneo Prima, pendapatan usaha perseroan diproyeksikan melonjak 3.516,89 persen dari Rp 5,4 miliar menjadi Rp 195,65 miliar. Kinerja keuangan diperkirakan berbalik dari rugi bersih Rp 4,15 miliar menjadi laba bersih Rp 11,93 miliar.

Porsi pelaksanaan HMETD bagi masyarakat umum ditargetkan bernilai setinggi-tingginya Rp 6,28 triliun dalam bentuk tunai. Rencana inbreng ini mengacu pada laporan keuangan konsolidasian auditan periode yang berakhir 31 Maret 2026.

Guna melancarkan aksi korporasi dan perubahan bidang usaha ini, perseroan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham independen pada Rabu, 22 Juli 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed