Federasi Sepak Bola Italia Resmi Tunjuk Roberto Mancini dan Ranieri
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk kembali Roberto Mancini sebagai pelatih kepala tim nasional Italia pada Dewan Federasi yang berlangsung Selasa, 28 Juli 2026. Penunjukan ini disertai penetapan Claudio Ranieri sebagai direktur teknis baru skuad Azzurri.
Presiden FIGC Giovanni Malagò mengonfirmasi bahwa kesepakatan dengan Mancini tercapai setelah negosiasi intensif dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini diambil usai pencalonan Andrea Pirlo dibatalkan akibat isu komersial yang melibatkan kontrak sponsor.
Keputusan menunjuk Mancini diambil setelah pembicaraan dengan mantan direktur teknik Paolo Maldini dan Leonardo mengalami jalan buntu hingga berujung pada pengunduran diri keduanya dari jajaran manajemen tim nasional.
Malagò menjelaskan alasan di balik pemilihan Mancini ketimbang kandidat lain seperti Antonio Conte, sekaligus menegaskan bahwa Ranieri telah memberikan persetujuannya untuk menjabat posisi direktur teknis.
"Mengapa saya tidak langsung memilih Mancini? Karena saya selalu percaya pada konsep Club Italia. Nama apa pun yang terlintas di benak saya, saya berusaha agar Maldini dan Leonardo yang melakukannya. Tidak ada nama lain yang diajukan oleh mereka, hanya ada hipotesis profil pelatih," kata Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Terkait polemik kepergian Mancini pada tahun 2023 lalu, Malagò menyatakan pihaknya telah mempertimbangkan segala aspek sebelum mengambil keputusan final.
"Penghinaan Mancini pada tahun 2023? Jelas bahwa semua evaluasi telah dilakukan. Tentu saja saya mempertimbangkannya, saya tahu tentang permohonan maafnya baru-baru ini dan tentu saja semua orang telah membuat evaluasi yang diperlukan," ujar Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Mengenai alasan memilih Mancini dibanding Antonio Conte dan rumor seputar Giorgio Chiellini, Malagò memberikan penjelasannya secara terbuka.
"Mengapa saya memilih Mancini dibanding Conte? Saya punya hubungan yang sangat baik dengannya, itu bagian dari evaluasi untuk memilih pelatih. Chiellini?
Salah satu hal yang sangat saya tegaskan adalah demi menghormati klub yang menominasikan dan mendukung saya, saya tidak akan mengambil orang yang bekerja di klub Serie A. Saya tidak pernah memikirkannya karena dia bekerja di Juventus," tutur Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Malagò menuturkan bahwa pembicaraan mengenai struktur kepelatihan telah disepakati bersama dalam dewan federasi.
"Pilihan itu tidak saya komunikasikan karena di Dewan ponsel saya matikan. Sementara pilihan Mancini sudah saya sampaikan dan hasilnya sangat positif, ada pembagian pandangan yang total. Besok jam 18.00 dijadwalkan konferensi pers bersama Claudio Ranieri dan Roberto Mancini," ucap Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Mengenai pengunduran diri Paolo Maldini dan Leonardo, Malagò menegaskan tidak ada konflik pribadi di antara mereka.
"Saya hanya bisa berterima kasih kepada Maldini dan Leonardo, saya menghabiskan lebih banyak waktu dalam konferensi video dengan mereka daripada dengan siapa pun dalam 15 hari terakhir. Mereka adalah pria sejati, mereka lugas dan jujur tentang posisi mereka. Dari pihak saya pun posisinya sama lugasnya," kata Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
FIGC juga berencana menambah satu manajer lagi untuk mengawasi koordinasi tim nasional kelompok umur.
"Saya berharap sebelum akhir pekan bisa memberikan figur ketiga. Jangan mulai menebak-nebak nama. Dia akan bertugas menjadi pengurus tim nasional, peran yang pernah dipegang Gigi Riva dan Gigi Buffon. Sebut saja supervisi koordinasi tim nasional muda yang saat ini dikoordinasikan oleh Viscidi," tutur Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Malagò memberikan apresiasi atas komitmen finansial yang ditunjukkan oleh Mancini dan Ranieri demi menangani tim nasional.
"Ada ketersediaan ekonomi yang luas dari Mancini maupun Ranieri, bahkan sebelum membicarakan angka-angka mereka telah berperilaku dengan tanggung jawab besar," ujar Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Proses penunjukan Ranieri terjadi dengan sangat cepat sebelum rapat Dewan Federasi berakhir.
"Waktu makin mendesak dan saya menganggap orang yang tepat sebagai pelatih adalah Roberto Mancini. Namun hal itu tidak mengurangi pembahasan terkait direktur teknis. Saya butuh seseorang untuk berbagi pilihan pelatih, karena jika tidak ada kesepakatan, penalaran saya tidak ada gunanya. Claudio Ranieri menerima lima menit lalu untuk menjadi direktur teknis, dia sedang menuju dari Calabria dan menjamin kesediaannya," kata Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Terkait pembatalan kandidatur Pirlo yang memicu kepengunduran pengurus sebelumnya, Malagò membeberkan pertimbangan teknis dan hukum di balik keputusannya.
"Apa yang muncul sejauh ini benar: ada kandidat yang ditentukan dan disepakati atas indikasi Maldini dan Leonardo. Kemudian dinamika pada nama terpilih yaitu Pirlo membuat saya tidak lagi menyetujui pencalonan ini, murni karena penilaian kepatutan. Saya minta maaf jika ada yang mem bumbuinya, tidak ada interpretasi atau kebenaran lain.
Saya sama sekali tidak tahu tentang kerja sama dengan Fonbet. Dari profil hukum memang tidak ada kontraindikasi jika dia memutuskan kontrak, tetapi saya merasa tidak nyaman," ucap Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Ia mengakhiri penjelasan dengan menegaskan suasana internal federasi tetap kondusif.
"Tidak ada jenis konflik atau polemik apa pun dengan Maldini dan Leonardo. Dalam rasa hormat yang maksimal, seperti yang terjadi di keluarga terbaik, ada diskusi yang mutlak dan tenang," kata Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Proses negosiasi akhir masih berlangsung untuk menyelesaikan penandatanganan dokumen resmi.
"Saya sedang berbicara dengan Roberto Mancini agar dia menjadi pelatih baru: kita menunggu tanda tangan," ujar Giovanni Malagò, Presiden FIGC.
Dukungan juga datang dari internal dewan federasi atas penunjukan Mancini sebagai pelatih baru.
"Mancini adalah pilihan teknis yang berkualitas, dibuat oleh presiden dan saya pikir seirama dengan direktur teknis," kata Giancarlo Abete, Presiden LND.
Mengenai persetujuan dari pihak klub Serie A, Abete menyerahkan hal tersebut kepada perwakilan Liga.
"Apakah Serie A setuju? Harus ditanyakan kepada Simonelli yang hadir secara daring," ujar Giancarlo Abete, Presiden LND.
Ia menegaskan bahwa nama Mancini merupakan satu-satunya opsi final yang disampaikan oleh presiden federasi.
"Indikasinya jelas, pilihan diidentifikasi dan dikomunikasikan oleh Malagò. Tidak ada opsi lain. Kita bicara tentang pelatih yang memenangkan Piala Eropa bersama tim nasional," tutur Giancarlo Abete, Presiden LND.
Mengenai penetapan direktur teknis yang baru, Abete menyatakan hal itu bukan domain pembahasan di rapat dewan.
"Ranieri? Tanyakan kepada yang memilihnya, di dewan tidak dibicarakan tentang itu," kata Giancarlo Abete, Presiden LND.
Sementara itu, pihak Juventus menegaskan posisi Giorgio Chiellini yang memilih bertahan di klub ketimbang masuk dalam jajaran kepelatihan tim nasional.
"Saya ingin memperjelas bahwa saya senang dengan peran saya di Juve dan ingin terus mendukung Carnevali saat ini dan di masa depan," ucap Giorgio Chiellini, Chief Club Affairs Officer Juventus.
Sesi konferensi pers resmi pengenalan Roberto Mancini dan Claudio Ranieri dijadwalkan berlangsung pada Rabu pukul 18.00 waktu setempat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow