FC Utrecht Imbang Tanpa Gol Saat Jamu AZ Alkmaar di Galgenwaard
FC Utrecht bermain imbang tanpa gol 0-0 melawan AZ Alkmaar pada laga pekan kedua Eredivisie di Stadion Galgenwaard pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Tuan rumah tampil menekan sejak awal demi berburu poin pertama musim ini.
Sebelum laga dimulai oleh wasit Danny Makkelie, prosesi hening cipta selama satu menit digelar untuk mengenang legenda FC Utrecht, Leo van Veen, yang wafat pada usia 80 tahun. Patung penghormatan untuk sang legenda juga resmi diresmikan di tribune Bunnikside.
Pelatih FC Utrecht, Anthony Correia, menerapkan skema 4-3-3 dengan menurunkan kiper Vasilis Barkas yang kembali tampil usai pulih dari sakit. Sementara itu, gelandang Dani de Wit dipercaya tampil sebagai kapten tim menghadapi mantan klubnya.
De Wit mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pekan perdana saat FC Utrecht takluk 1-2 dari FC Groningen.
"Tentu saja kekesalan terbesar saya terletak pada hasil melawan Groningen. Kami telah membicarakannya secara mendalam," kata Dani de Wit, Gelandang FC Utrecht.
Meskipun menelan hasil minor di laga pembuka, De Wit menilai potensi permainan timnya tetap menunjukkan grafik positif di lapangan.
"Ada banyak hal yang harus kami perbaiki, tetapi kita juga harus jujur bahwa kami menciptakan peluang-peluang yang sangat bagus. Jika Anda mencetaknya, Anda memenangkan pertandingan. Sesederhana itu kadang-kadang," ujar Dani de Wit, Gelandang FC Utrecht.
Bagi De Wit, laga kandang ini menjadi momen emosional setelah mencatatkan 200 penampilan dan 30 gol selama lima musim berseragam AZ Alkmaar.
"Musim lalu dua kali. Sisanya saya sebenarnya belum pernah bermain melawan AZ," kata Dani de Wit, Gelandang FC Utrecht.
Ia menegaskan fokus utamanya adalah meraih hasil maksimal bersama FC Utrecht di hadapan publik sendiri.
"Ini tetap spesial. Saya bermain di sana selama lima tahun, 200 pertandingan. Ini pertandingan yang menyenangkan," tutur Dani de Wit, Gelandang FC Utrecht.
De Wit juga optimistis timnya mampu mengamankan poin penuh pertama pada laga kandang musim ini.
"Tapi saya terutama senang kami bermain di kandang lagi di depan pendukung kami sendiri. Momen yang bagus untuk tiga poin pertama," kata Dani de Wit, Gelandang FC Utrecht.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit dengan ancaman awal dari penyerang Utrecht, Ángel Alarcón, yang tendangannya dihentikan kiper AZ, Jari De Busser. Memasuki menit ke-21, sepakan pemain AZ Weslley Patati sempat mengenai mistar gawang Barkas.
Hasil imbang ini menjaga rekor historis FC Utrecht yang mendominasi 22 kemenangan dari 46 pertemuan Eredivisie melawan AZ Alkmaar. Sementara itu, AZ Alkmaar tertahan di papan atas klasemen usai mengantongi kemenangan pada laga pembuka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow