Penyelenggara F1 Singapura Siapkan Antisipasi Dampak Kabut Asap Indonesia
Penyelenggara Formula 1 GP Singapura mulai menyusun langkah mitigasi guna mengantisipasi gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, Indonesia, menjelang gelaran balapan pada Oktober mendatang. Dampak asap tersebut kini telah mencakupi wilayah Singapura dan Malaysia, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Kondisi udara yang memburuk akibat paparan kabut asap dan cuaca panas juga memicu penyesuaian aktivitas masyarakat lokal. Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) memproduksi imbauan agar durasi khotbah sholat Jumat pada 21 Agustus dipersingkat demi alasan kesehatan.
Menanggapi situasi lingkungan tersebut, pihak pengelola kejuaraan dunia balap mobil di Singapura menegaskan telah berkoordinasi dengan instansi pemerintah untuk memantau perkembangan situasi operasional di lapangan.
"Rencana itu dirumuskan dan disempurnakan dengan para pemangku kepentingan dan lembaga pemerintah. Jika kabut asap menyebabkan visibilitas, masalah kesehatan masyarakat atau operasional, GP Singapura akan bekerja sama dengan lembaga terkait sebelum membuat keputusan kolektif mengenai acara tersebut," kata juru bicara GP Singapura.
Ancaman bencana asap dari Indonesia bukan pertama kalinya membayangi agenda balapan jet darat di negara tetangga tersebut. Kejadian serupa pernah terjadi pada penyelenggaraan F1 musim 2015 dan 2019, yang saat itu tetap berlangsung dengan penerapan protokol antisipasi ketat termasuk pembagian masker kepada para penonton.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow