Digiplus Targetkan 150 Gerai hingga Akhir 2026
PT Mitra Adiperkasa Tbk melalui unit bisnisnya, Digiplus, menargetkan pembukaan hingga 150 gerai ritel gawai sampai akhir 2026. Langkah ekspansi ini ditandai dengan peresmian free standing store pertama di Jalan Terogong Raya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 1 September 2026, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Pengembangan jaringan Digiplus kini tidak lagi sekadar bergantung pada pusat perbelanjaan. Perusahaan mulai merambah ke format street level seperti rumah toko dan kawasan komersial, serta menyasar pasar di kota-kota lapis kedua dan ketiga untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Strategi penetrasi lokasi baru ini dihadirkan demi mempermudah pemenuhan kebutuhan perangkat elektronik konsumen.
"Konsep baru ini kami bawa sebagai upaya menghadirkan Digiplus di lokasi yang lebih strategis dan lebih dekat untuk menunjang gaya hidup dan aktivitas masyarakat modern," ujar Dwita Satyanti, Head of Marketing Digiplus.
Perusahaan menilai model multibrand memberikan keleluasaan ekspansi di luar mal, berbeda dengan format monobrand seperti Digimap yang lebih difokuskan di pusat perbelanjaan. Meski masuk ke kawasan jalan utama, ekspansi mal tetap berjalan sebagai strategi melengkapi cakupan pasar.
"Kalau lokasinya punya high traffic, otomatis walk-in ke toko akan lebih tinggi. Setelah walk-in naik, peluang konversi pembelian juga lebih besar," kata Erwin Renehan, Head of Operations Digiplus.
Di tengah rencana penambahan gerai, peritel gawai menghadapi tantangan penyesuaian harga perangkat sebesar 30 persen hingga 50 persen sejak akhir tahun lalu. Kenaikan harga tersebut diantisipasi perusahaan melalui kemitraan bersama lembaga pembiayaan nonbank, penyedia jasa beli sekarang bayar nanti, perbankan, serta opsi tukar tambah.
"Sudah dari awal tahun. Beberapa brand juga sudah mulai naik sejak akhir tahun lalu. Kenaikannya lumayan tinggi, sekitar 30% sampai 50%," ucap Erwin Renehan, Head of Operations Digiplus.
Dari penyesuaian pasar ini, kategori telepon seluler menjadi penopang utama pendapatan. Penjualan perangkat berbasis Android mendominasi secara volume unit, sedangkan produk Apple mencatatkan angka transaksi terbesar secara nilai numerik.
Penambahan kanal penjualan turut diimbangi dengan fasilitas pendukung aktivitas pelanggan di dalam toko. Pembukaan cabang Terogong sekaligus meluncurkan program edukasi The Maker Space dari Apple untuk mengoptimalkan penggunaan fitur perangkat.
"Banyak pengguna Apple yang masih belum memaksimalkan fungsi dan fitur di perangkatnya. Dengan The Maker Space, pelanggan bisa mempelajarinya lebih dalam," ujar Farah Fausa, GM Marketing Apple Business PT Map Zona Adiperkasa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow