Dean Huijsen Tampil Solid dan Jadi Pilar Pertahanan Real Madrid Musim Ini

Smallest Font
Largest Font

Dean Huijsen menjadi pemain kunci dalam lini belakang Real Madrid di awal musim 2026/2027, menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dan menjadi andalan pelatih Jose Mourinho.

Musim ini, Huijsen dipercaya sebagai starter reguler bersama Ibrahima Konate dalam dua pertandingan pertama Real Madrid, termasuk kemenangan 4-1 atas Real Sociedad, di mana ia mencatatkan 69 operan berhasil dan empat kali merebut bola kembali.

Pelatih Jose Mourinho menilai Huijsen lebih solid dan sangat penting dalam membangun serangan dari lini belakang. Huijsen bahkan menjadi pemain dengan sentuhan bola terbanyak dalam laga melawan Sociedad, mencapai 92 kali, mengungguli pemain seperti Bernardo Silva dan Federico Valverde.

Dean Huijsen sendiri menyadari bahwa musim debutnya di Real Madrid kurang memuaskan dan sempat mengalami tekanan, termasuk dicemooh di Santiago Bernabéu serta tidak masuk skuad Piala Dunia Spanyol.

"Saya tahu musim pertama saya mengecewakan, tapi saya tidak membiarkan itu mempengaruhi saya," ujar Huijsen. Ia kemudian fokus meningkatkan fisik dan mental selama liburan musim panas dengan latihan intensif di Marbella.

Perbaikan fisik dan konsistensi latihan membuat Huijsen kini dipandang sebagai pemain yang lebih kokoh dan lebih siap di setiap sesi latihan oleh staf pelatih Real Madrid di Valdebebas.

"Dia tampil luar biasa dan menunjukkan dedikasi yang tinggi," kata salah satu pelatih di Real Madrid, menyoroti peningkatan kualitas Huijsen.

Huijsen juga didukung oleh Mourinho yang sempat mempertimbangkan beberapa bek tengah lain, namun kini sangat mempercayai pemain berusia 21 tahun ini sebagai salah satu pilar utama pertahanan, terutama sambil menunggu kembalinya Éder Militão dari cedera.

"Huijsen adalah fondasi penting dalam membangun permainan dari belakang," kata Mourinho. Pelatih itu berharap Huijsen bisa mempertahankan performa konsisten dan menunjukkan potensi terbaiknya sepanjang musim.

Peran Huijsen di lini belakang semakin menonjol dengan kemampuannya menguasai bola dan distribusi operan yang baik, mengisi kekosongan sejak menurunnya peran David Alaba di klub sebelumnya.

Kerja sama Huijsen dengan Konate terlihat komplementer, dimana Huijsen lebih fokus menjaga lini belakang dengan permainan bola yang cerdas, sementara Konate aktif menekan pemain lawan.

Statistik Huijsen meliputi 13 intervensi defensif, 11 clearance penting saat melawan Real Sociedad, serta keakuratan operan mencapai 96%, membuktikan perannya yang vital dalam skuad Real Madrid.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed