Danantara dan BUMN Peduli Salurkan Bantuan Gempa NTT
Sinergi BUMN Peduli bersama Danantara Indonesia bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Aksi tanggap darurat ini menyasar sejumlah titik bencana guna mempercepat pemulihan wilayah terdampak, sebagaimana dikutip dari Investor Daily. Manajemen Danantara Indonesia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan koordinasi bersama BP BUMN untuk penanganan krisis di daerah tersebut.
“Sebagai wujud kepedulian, Danantara Indonesia bersama BP BUMN bergerak cepat merespons situasi di Nusa Tenggara Timur dengan mengoordinasikan langkah pemulihan melalui BUMN Peduli,” tulis manajemen Danantara Indonesia dalam keterangan resminya, Senin (17/8/2026).
Sejumlah BUMN dikerahkan dalam pemulihan, meliputi PT PLN, Telkom Indonesia, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. PT PLN bertugas menyediakan penerangan darurat dan berhasil memulihkan 88% pelanggan serta 98,3% jaringan listrik di area bencana.
Sementara itu, Telkom Indonesia mempercepat perbaikan jaringan telekomunikasi demi menjamin kelancaran komunikasi serta koordinasi penanganan darurat. Di sisi lain, Bank Mandiri dan BRI menyalurkan logistik kebutuhan dasar masyarakat, seperti bahan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan bayi.
Bantuan dari bank BUMN tersebut juga mencakup distribusi pasokan air bersih serta penyediaan genset untuk lokasi pengungsian. Para relawan disebar menuju posko terpadu, area pengungsian, dan fasilitas kesehatan di Kabupaten Sikka, Kabupaten Ngada, hingga Kabupaten Manggarai. “Langkah tanggap darurat hingga pascabencana ini menjadi bukti komitmen Danantara Indonesia untuk terus hadir, mendampingi dan menguatkan masyarakat terdampak,” tulis manajemen Danantara.
Dampak Gempa dan Penanganan Pemerintah
Sebelumnya, gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Flores pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB.
Bencana tersebut mengakibatkan puluhan korban jiwa, ribuan warga terpaksa mengungsi, serta memicu kerusakan rumah dan infrastruktur publik. Pemerintah Provinsi NTT pun telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk mempercepat penanganan teknis di lapangan. Presiden Prabowo Subianto turut mengirimkan 50.000 paket sembako untuk membantu pemenuhan logistik warga terdampak.
Presiden menugaskan Kemenko PMK, Kemendagri, Kementerian PU, BNPB, Basarnas, Bulog, Pertamina, dan Telkom Indonesia.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan alat berat guna menangani material longsor pascagempa. Pada sektor pendidikan, sebanyak 253 sekolah di tujuh kabupaten dilaporkan mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
Kemendikdasmen pun menerjunkan bantuan 50 tenda ruang kelas darurat serta sarana Starlink demi menunjang proses belajar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow