Danantara Bentuk Holding Garuda Indonesia dan Pelita Air
Badan Pengelola BUMN dan Danantara menyiapkan skema holding untuk konsolidasi PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan Pelita Air di Jakarta pada Jumat (24/7/2026). Dilansir dari Investor Daily, keputusan ini diambil setelah pertemuan Danantara dengan jajaran Direksi Pelita Air guna memperkuat kapasitas maskapai penerbangan nasional.
Skema penggabungan ini menempatkan Garuda Indonesia sebagai induk holding, sementara Pelita Air akan bergabung sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group. Opsi ini dipilih sebagai langkah efisiensi dan peningkatan daya saing maskapai pelat merah di tingkat regional, ketimbang skema merger usaha.
COO Danantara Indonesia sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjelaskan bahwa langkah konsolidasi ini berfokus pada penguatan posisi pasar maskapai BUMN.
"Jadi, Garuda nanti menjadi holding maskapai kita. Pelita akan menjadi bagian dari Garuda Indonesia. Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar," ujar Dony dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).
Pengambilan keputusan yang presisi pada aspek operasional dan analisis rute menjadi perhatian utama dalam menjaga kinerja penerbangan.
"Begitu pesawat terbang, kita sudah bisa mengukur untung atau ruginya satu penerbangan. Karena itu, penting melakukan analisis terhadap setiap rute dan konektivitas," imbuh dia.
Integrasi sistem layanan secara menyeluruh juga didorong oleh Danantara dan BP BUMN dari fase pre-flight hingga post-flight. Langkah ini mencakup penyatuan sistem penjualan tiket, peningkatkan fasilitas lounge, katering, standar awak pesawat, program loyalitas, hingga pengembangan sumber daya manusia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow