Cuca Konfirmasi Rotasi Pemain Santos Usai Lolos Perempat Final
Pelatih Santos Cuca mengonfirmasi kebijakan rotasi skuat untuk menghadapi jadwal padat usai mengamankan tiket perempat final Copa Sul-Americana pada Kamis (20/8) malam di Ambato, Equador. Strategi penyesuaian tim diterapkan setelah Peixe menahan imbang Macará 0-0.
Hasil tanpa gol di Estádio Bellavista sudah cukup meloloskan klub asal Brasil tersebut berkat keunggulan agregat 2-1 dari laga pertama. Keberhasilan menjaga pertahanan terjadi di tengah krisis kedalaman skuat yang memaksa manajemen memaksimalkan pemain dari akademi klub.
Klub asal Brasil ini tercatat harus kehilangan 14 pemain akibat cedera dan larangan transfer pemain. Penjaga gawang Gabriel Brazão meraih nilai 6,5 berkat penampilan solidnya, sementara bek Willian Arão serta Luan Peres tampil disiplin menjaga area pertahanan di lapangan berketinggian 2.500 meter di atas permukaan laut.
Masalah fisik sempat melanda sejumlah pilar muda di tengah laga. Davizinho mengalami sesak napas akibat efek ketinggian hingga harus diganti pada babak pertama, sedangkan Ananias tampil dalam kondisi sakit akibat infeksi virus.
Kemenangan agregat ini menempatkan Santos hanya berjarak lima pertandingan menuju gelar juara di Copa Sul-Americana maupun Copa do Brasil. Tim mencatatkan rekor impresif berupa 70 persen tingkat kemenangan dalam 11 laga terakhir, atau 63 persen keberhasilan dalam 16 pertandingan terkini.
Manajemen tim kini dihadapkan pada jadwal ketat berupa lima pertandingan dalam kurun waktu 14 hari di tiga ajang berbeda. Santos dijadwalkan menjamu Mirassol pada pekan ke-24 Série A Campeonato Brasileiro di Vila Belmiro, Minggu (23/8).
Perjuangan dilanjutkan pada 26 Agustus melawan Palmeiras di Nubank Parque pada leg pertama perempat final Copa do Brasil. Setelah itu, Santos bertandang ke markas Corinthians pada 30 Agustus sebelum menutup maratona laga menghadapi leg kedua kontra Palmeiras di awal September.
"Kami akan bertanding melawan Mirassol pada hari Minggu, sebuah laga krusial. Mereka baru saja tersingkir di dekat sini saat melawan LDU dan akan mengerahkan seluruh kekuatan di Liga Brasil. Hari Rabu kami melawan Palmeiras di sana, Minggu menghadapi Corinthians yang tidak bermain di tengah pekan, disusul laga leg kedua pada Rabu berikutnya, lalu bertolak ke Porto Alegre pada hari Minggu.
Saya tidak bisa memastikan skuat yang sama, kami akan melakukan rotasi. Siapa pun yang memiliki kondisi dan energi terbaik akan bermain, sebab faktor energi terkadang lebih penting daripada teknis," kata Cuca, Pelatih Santos FC.
Pelatih berusia 63 tahun tersebut juga menegaskan kepuasan atas kedisiplinan taktik anak asuhnya saat meredam gempuran tim tuan rumah di Equador.
"Target tercapai dalam misi yang berat. Macará sedang berada di momen terbaik dalam sejarah mereka dan sangat kuat saat bermain di kandang. Stadion penuh sesak dan penonton sangat bersemangat.
Mereka tahu cara bermain di lapangan dan ketinggian seperti ini yang berdampak pada kecepatan bola. Ini bukan pertandingan yang indah secara teknis, tetapi strateginya berjalan sangat baik. Sistem pertahanan kami sempurna dari awal hingga akhir dengan risiko yang sangat minimal.
Semua berkat kerja keras seluruh tim. Kami membawa 11 pemain binaan akademi dan tujuh di antaranya bertanding. Ini sangat berharga," ujar Cuca, Pelatih Santos FC.
Ia menolak anggapan bahwa Santos sengaja mengorbankan salah satu kompetisi demi memprioritaskan turnamen lain di tengah keterbatasan amunisi.
"Saya sangat senang, sungguh bahagia. Yang membuat saya bersemangat adalah proses kerja ini. Kita tahu situasi ini tidak mudah karena ada sanksi larangan transfer, tidak ada perekrutan pemain baru, dan kami kehilangan enam pemain di bursa transfer lalu.
Hari ini kami datang dengan 14 pemain absen untuk laga yang sangat berbahaya. Saya pulang dengan sangat bahagia dan merasa makin kuat bersama para pemain muda dan kelompok ini. Saya pernah melewati situasi serupa di tempat lain dan kepuasannya ada pada proses tumbuh bersama.
Kami tidak akan melepas kompetisi mana pun," tegas Cuca, Pelatih Santos FC.
Ia meminta publik memberikan kepercayaan penuh kepada tim yang sedang membangun konsistensi di tengah masa transisi skuat.
"Setiap pertandingan adalah ujian dengan gaya bermain yang berbeda. Kami harus memiliki beragam cara. Kami baru saja membenahi lini pertahanan dan tidak ada yang menyangka pertahanan ini bisa solid tanpa kebobolan.
Saat tinggal sendiri, saya sering menghitung data statistik. Dalam 11 laga terakhir, kami menang tujuh kali, seri dua kali, dan hanya kalah dua kali. Tidak ada tim lain yang memiliki catatan ini.
Jika dihitung dalam 16 laga, hasilnya mencapai 63 persen. Namun tekanan tetap datang bertubi-tubi hanya karena hasil imbang lawan Chapecoense dan kekalahan dari Athletico-PR. Penting untuk melihat data ini agar kita tetap tenang dan seimbang," tutup Cuca, Pelatih Santos FC.
Pada babak perempat final Copa Sul-Americana mendatang, Santos dijadwalkan bertemu sesama wakil Brasil, Atlético Mineiro.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow