Chicago White Sox Pilih Roch Cholowsky Sebagai Pilihan Pertama Draft MLB 2026

Smallest Font
Largest Font

Chicago White Sox resmi memilih mantan shortstop UCLA, Roch Cholowsky, sebagai pilihan pertama keseluruhan dalam draft amatir Major League Baseball (MLB) pada Sabtu, 11 Juli 2026. Klub bisbol asal Chicago tersebut mengamankan hak pilih utama sejak Winter Meetings dan langsung merekrut Cholowsky yang menjadi prospek nomor satu sepanjang musim. Selain Cholowsky, White Sox juga mendatangkan sejumlah pemain muda berbakat lainnya seperti Landon Thome dan Cole Prosek untuk memperkuat sistem tim mereka. Pemain berusia 18 tahun tersebut tampak emosional hingga meneteskan air mata setelah namanya resmi diumumkan oleh Komisaris Rob Manfred dalam siaran langsung draf tersebut.

"Saya tidak berpikir itu terlalu sulit," ujar Roch Cholowsky, Shortstop Chicago White Sox, mengenai pelafalan nama belakangnya.

Pemain yang akrab disapa "Rock" ini mengaku sempat mengirimkan video panduan pelafalan yang benar sebelum acara dimulai agar namanya tidak salah diucapkan. "Saya mengirimkan video tempo hari dengan pengucapan yang benar. Saya tidak mendengarnya dirusak. Saya mendengar 'Roch' dan agak larut dalam emosi," kata Roch Cholowsky, Shortstop Chicago White Sox.

Ia menegaskan bahwa tangisan tersebut merupakan bentuk luapan kebahagiaan dan kelegaan setelah melewati proses negosiasi yang cukup menegangkan bersama agennya, Sam Samardzija. "Air mata itu semuanya adalah air mata kebahagiaan," ucap Roch Cholowsky, Shortstop Chicago White Sox.

Sebelum draf berlangsung, Cholowsky sempat mengunjungi Chicago pada awal Juni untuk bertemu dengan jajaran eksekutif, pelatih, serta pemilik klub, Jerry Reinsdorf. "Saya pergi keesokan paginya dan menelepon agen saya dan memberi tahu dia bahwa di situlah tempat yang saya inginkan," tutur Roch Cholowsky, Shortstop Chicago White Sox. Meskipun demikian, ia mengakui beberapa hari terakhir sebelum kepastian draf tersebut diumumkan terasa sangat berat baginya.

"Sangat emosional dalam beberapa hari terakhir," sebut Roch Cholowsky, Shortstop Chicago White Sox.

Ia juga menyadari bahwa dirinya masih harus melewati proses panjang di liga minor sebelum bisa menembus skuad utama di Chicago. "Saya tahu bahwa saya tidak akan langsung pergi ke liga besar," kata Roch Cholowsky, Shortstop Chicago White Sox. Cholowsky menambahkan bahwa performa apik tim utama saat ini menjadi motivasi tambahan baginya untuk segera berkembang.

"Saya tahu ada banyak kerja keras yang perlu dilakukan, tetapi melihat seberapa baik tim di tingkat atas bermain dan langkah yang mereka ambil, cara orang-orang itu bermain, itu pasti menjadi motivasi yang jauh lebih besar untuk naik ke sana dan bergabung dengan mereka di beberapa titik," jelas Roch Cholowsky, Shortstop Chicago White Sox.

Di sisi lain, manajemen White Sox menegaskan bahwa pemilihan Cholowsky didasarkan pada kecocokan jangka panjang, terlepas dari nilai bonus perekrutan yang dinegosiasikan. "Kami ingin memaksimalkan draf ini," kata Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox.

Pihak klub sengaja melepas Jacob Gonzalez ke Pittsburgh Pirates demi mendapatkan kompensasi pilihan tambahan demi menambah nilai draf tahun ini. "Kami merasa ini adalah draf untuk berkreasi dan menambah pilihan serta nilai dan mengumpulkan uang," ujar Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox.

Meskipun performa Cholowsky di Big Ten sempat dikritik karena mengalami penurunan produktivitas, manajemen White Sox tetap yakin dengan konsistensi data analitik sang pemain. "Pada akhirnya, kami paling nyaman dengan Roch Cholowsky untuk pilihan pertama kami, terlepas dari berapa bonus perekrutan yang akan diberikan," tegas Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox. Getz mengakui internal tim sempat berdiskusi sengit untuk membandingkan opsi pemain lain seperti Grady Emerson dan Vahn Lackey sebelum menjatuhkan pilihan utama.

"Sekarang, ada cukup banyak perdebatan tentang mana pilihan terbaik untuk Chicago White Sox," ungkap Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox.

Tim pemantau bakat White Sox menilai penurunan statistik tersebut merupakan hal yang wajar bagi pemain yang terus menjadi sorotan utama sejak awal musim. "Kami melihatnya, ya," kata Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox. Pihak klub juga memeriksa seluruh data mendalam untuk memastikan kualitas performa sang shortstop amatir tersebut.

"Kami memeriksa di bawah kap mesin, dan masih ada banyak konsistensi dengan angka-angka yang mendasarinya," tutur Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox.

Getz memaklumi tekanan besar yang dihadapi oleh sang pemain muda sepanjang kompetisi berlangsung. "Dia adalah pemain terkenal, pria yang diproyeksikan menjadi pilihan nomor 1 secara keseluruhan menjelang musim dimulai," kata Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox.

Popularitas tinggi tersebut dinilai memicu kelelahan fisik maupun mental karena intensitas evaluasi dari berbagai pihak. "Jadi Anda tahu ada banyak mata, dan ada banyak kritik, dan sering kali kelelahan bisa terjadi," pungkas Chris Getz, Manajer Umum Chicago White Sox.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed