Chelsea Rekrut Danny Welbeck dan Tambah Skuad Senior Musim Ini
Klub Premier League Chelsea resmi merampungkan kepindahan penyerang veteran Danny Welbeck dari Brighton dengan kontrak berdurasi dua tahun untuk mengarungi musim 2026–2027. Langkah transfer ini melengkapi strategi The Blues dalam memperkuat komposisi pemain berpengalaman di dalam skuad mereka.
Kedatangan penyerang berusia 35 tahun tersebut mengakhiri masa enam tahun kariernya di Brighton. Welbeck meninggalkan klub lamanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brighton di Premier League dengan raihan 46 gol dari total 51 gol dalam 201 penampilan.
Keputusan melepas Welbeck diambil manajemen Brighton setelah mereka memilih tidak menyamai durasi kontrak yang ditawarkan Chelsea. CEO Brighton Paul Barber memberikan penjelasan terkait pelepasan striker andalannya tersebut pada forum suporter pramusim klub, Kamis.
"Kami memahami emosi yang menyertai situasi ini, kami semua ikut emosional karena Danny luar biasa dan sudah seperti itu selama six tahun. Kami juga harus melihatnya secara pragmatis dari sudut pandang bisnis dan juga memikirkan peluang skuad Fabian pada musim yang akan datang," kata Paul Barber, Chief Executive Brighton.
Barber menepis kritik publik mengenai risiko kepergian pemain yang mencetak 13 gol musim lalu itu. Ia menegaskan bahwa bergantung pada pemain senior secara terus-menerus memiliki risiko cedera yang berpotensi mengganggu strategi pelatih Fabian Hurzeler.
"Jika kami memainkan Danny sebagai starter dalam empat atau lima pertandingan pertama, lalu dia mengalami cedera, akan ada sebagian orang yang berkata, 'Mengapa Anda bergantung pada pemain 36 tahun?' atau 'Ini konyol, Anda seharusnya memikirkan itu!'" ujar Paul Barber, Chief Executive Brighton.
Manajemen Brighton telah memperhitungkan seluruh dampak dari keputusan transfer tersebut bagi masa depan tim.
"Kami memang memikirkan hal-hal seperti ini, jelas kami memikirkannya dengan sangat matang, dan kami sampai pada keputusan yang kami ambil dan Danny sampai pada keputusan yang dia ambil. Kami pikir ini tepat untuk kedua belah pihak," tegas Paul Barber, Chief Executive Brighton.
Kehadiran para pemain berpengalaman di kubu Chelsea mendapat sambutan hangat dari lini belakang mereka. Kebijakan manajemen mendatangkan figur senior dinilai memberikan dampak positif bagi stabilitas dan perkembangan para pemain muda.
"Sangat menyenangkan karena saya tidak lagi menjadi pemain tertua. Kini kami memiliki lebih banyak pemain senior dan berpengalaman di dalam skuad," kata Tosin Adarabioyo, Bek Chelsea.
Adarabioyo sempat berseloroh mengenai usia rekan-rekan barunya di ruang ganti, meski ia tetap mengakui kapasitas serta kualitas yang dimiliki para pemain baru tersebut.
"Mereka juga masih muda dalam kehidupan. Jadi tidak masalah," ujar Tosin Adarabioyo, Bek Chelsea.
Selain Welbeck, keseimbangan skuad Chelsea musim ini disokong kehadiran pemain berpengalaman lain seperti Robert Sánchez, Marc Cucurella, Christopher Nkunku, Enzo Fernández, dan Moisés Caicedo. Sementara itu, antusiasme fans Chelsea di Indonesia juga terlihat saat ribuan suporter memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (8/8) sore, menjelang laga Indonesia Super Cup 2026 melawan AC Milan.
Kedatangan fans dari luar daerah seperti Semarang turut memeriahkan suasana di luar stadion sejak pukul 17.00 WIB. Pertandingan eksibisi ini menjadi panggung awal bagi pelatih Ruben Amorim di Chelsea serta Xabi Alonso di AC Milan.
"Hari ini luar biasa bagi saya. Dua fans raksasa Eropa hadir langsung ke GBK dengan keadaan, ya bisa dilihat sendiri lah ya. Ini antreannya saja sudah mengular sejak tadi," kata Anton, Penggemar AC Milan asal Semarang.
Anton yang telah mendukung klubnya sejak 2006 mengaku sangat bersyukur bisa memboyong keluarganya menyaksikan pertandingan secara langsung di Jakarta.
"Saya sebagai Milanisti benar-benar antusias dengan kedatangan AC Milan. Sampai di Jakarta tadi siang dari Semarang, melihat area luar stadion yang penuh ini saja sudah luar biasa," ujar Anton, Penggemar AC Milan asal Semarang.
Momentum kedatangan klub Eropa ke Indonesia ini menjadi kesempatan langka yang tidak ingin ia lewatkan.
"Saya sudah ngefans AC Milan dari 2006. Belum berkesempatan datang langsung ke Italia. Maka dari itu senang sekali mendengar kabar tim ini datang ke Indonesia," tutur Anton, Penggemar AC Milan asal Semarang.
Kehadiran fans di GBK menjadi bentuk dukungan penuh bagi tim sebelum mereka resmi mengarungi kompetisi domestik musim baru.
"Saya tidak pikir panjang dan langsung membeli tiket untuk nonton bersama keluarga di GBK," imbuh Anton, Penggemar AC Milan asal Semarang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow