BYD Laporkan Penurunan Pendapatan dan Laba Bersih Semester Pertama 2026
BYD melaporkan penurunan pendapatan dan laba bersih pada semester pertama tahun 2026 akibat pelemahan bisnis otomotif dan kerugian nilai tukar mata uang asing, dilansir dari Detik Oto.
Pendapatan BYD pada periode ini turun 7,13 persen menjadi 344,82 miliar yuan dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham perusahaan turun 20,54 persen menjadi 12,33 miliar yuan.
Penurunan pendapatan terutama disebabkan oleh melemahnya bisnis kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) serta kerugian kurs dari fluktuasi mata uang asing.
Pendapatan dari sektor otomotif dan produk terkait turun 8,98 persen menjadi 275,34 miliar yuan, yang mencakup 79,85 persen dari total pendapatan grup. Sementara itu, pendapatan dari sektor elektronik dan produk lainnya naik 0,96 persen menjadi 69,41 miliar yuan, mewakili 20,13 persen dari total pendapatan.
Penjualan kendaraan juga mengalami penurunan signifikan. BYD mencatat penjualan sebanyak 1.808.511 unit pada semester pertama, turun 15,72 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, ekspor kendaraan BYD meningkat tajam. Perusahaan mengekspor sekitar 792 ribu kendaraan selama semester pertama 2026, naik 67,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Penjualan gabungan merek-merek kelas atas milik BYD, termasuk Denza, Fang Cheng Bao, dan Yangwang, juga naik 61 persen. Pangsa pasar merek-merek ini terhadap total penjualan kendaraan penumpang grup meningkat menjadi 12,8 persen.
BYD tetap mempertahankan investasi besar dalam penelitian dan pengembangan (R&D). Investasi R&D pada semester pertama mencapai sekitar 28,9 miliar yuan, setara dengan sekitar 2,3 kali lipat laba bersih perusahaan pada periode tersebut.
Penjualan BYD mulai membaik pada awal semester kedua. Penjualan bulan Juli naik 21,76 persen menjadi 419.211 unit dibandingkan periode sama tahun lalu, menandai pertumbuhan selama tiga bulan berturut-turut.
Ekspor kendaraan penumpang dan truk pikap ke luar China mencapai rekor 179.841 unit pada Juli, naik 124,3 persen.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow