BRIN Anggarkan 180 Miliar Rupiah Perkuat SDM Teknologi Nuklir
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengalokasikan anggaran sebesar 8 hingga 10 juta dolar AS atau sekitar Rp 144-180 miliar untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pemanfaatan teknologi nuklir pada Minggu (12/7/2026).
Langkah penguatan kapasitas SDM ini diwujudkan melalui skema beasiswa khusus serta program mobilitas internasional yang ditujukan bagi para mahasiswa dan peneliti di Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi BRIN, Edi Giri Rachman Putera mengonfirmasi target pengiriman mahasiswa untuk program ini.
"Kami menargetkan hingga sekitar 200 mahasiswa doktor untuk mengikuti program ini di berbagai universitas dunia. Kami berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia memilih Tsinghua University sebagai tempat melanjutkan studi, terutama pada bidang teknologi nuklir, teknologi reaktor, dan teknologi akselerator," kata Edi.
Program bertajuk Targeted Scholarship tersebut dirancang bersama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengirimkan talenta muda ke perguruan tinggi kelas dunia. Universitas Tsinghua di Cina menjadi salah satu kampus tujuan utama yang banyak dipilih untuk memperdalam bidang teknik fisika dan ilmu pengetahuan nuklir.
Selain beasiswa, BRIN memfasilitasi program mobilitas internasional yang memungkinkan kolaborasi riset bersama lembaga penelitian dunia, seperti program penelitian selama enam bulan di CERN, Swiss. Mahasiswa yang dikirim ke laboratorium canggih tersebut dapat mengonversikan hasil riset menjadi tugas akhir mereka.
Pemerintah saat ini juga tengah menjalankan kerja sama dalam laboratorium bersama China-Indonesia Belt and Road Joint Laboratory demi memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa Indonesia.
"Kami berharap semakin banyak dosen, mahasiswa, peneliti, dan perguruan tinggi di Indonesia bergabung dalam jejaring kolaborasi ini. Penguatan SDM merupakan kunci agar Indonesia memiliki kapasitas yang memadai dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi nuklir secara aman, damai, dan berkelanjutan," kata Edi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow