Brantas Abipraya Mulai Pembangunan BRT Cekungan Bandung
PT Brantas Abipraya (Persero) melalui Konsorsium KSO PT Abipraya-SBS resmi memulai proyek sistem transportasi massal Indonesia Mass Transit (MASTRAN) Bus Rapid Transit (BRT) Cekungan Bandung melalui peletakan batu pertama di Depo BRT Leuwipanjang, Kota Bandung, dilansir dari Detik Finance.
Proyek transportasi publik terintegrasi ini dirancang untuk memangkas emisi karbon sekaligus mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan metropolitan Bandung Raya. Selain itu, pengerjaan infrastruktur mencakup jalur koridor BRT, halte, depo, perkerasan jalan, hingga fasilitas pendukung bagi pejalan kaki.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pembangunan sistem angkutan massal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat untuk menghadirkan konektivitas wilayah yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Proyek ini dikerjakan oleh Brantas Abipraya yang menerapkan standar pengerjaan berorientasi pada aspek Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE) serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
"Brantas Abipraya berkomitmen menghadirkan karya konstruksi yang unggul dengan mengedepankan ketepatan mutu, ketepatan waktu, serta aspek keselamatan, inovasi, dan keberlanjutan. Pembangunan MASTRAN BRT Cekungan Bandung kami harapkan dapat menjadi katalis dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik, mengurangi kemacetan, menekan emisi karbon, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Bandung Raya," ujar Dian Sovana, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.
Pelaksanaan konstruksi lapangan dilakukan dengan mengedepankan komunikasi publik yang aman dan transparan agar efisiensi pengerjaan tetap menjaga kenyamanan warga sekitar.
"Kami berkomitmen melaksanakan pekerjaan dengan memperhatikan keselamatan, kualitas, dan kenyamanan masyarakat. Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, kami berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Bandung Raya," tambah Dian Sovana.
Proyek moda transportasi terpadu ini merupakan sinergi strategis antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta lembaga pendana internasional seperti World Bank dan Agence Française de Développement (AFD).
"Melalui pengalaman panjang dalam membangun berbagai proyek infrastruktur strategis nasional, Brantas Abipraya optimistis dapat menyelesaikan pembangunan BRT Metropolitan Cekungan Bandung sesuai target yang ditetapkan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pembangunan daerah," pungkas Dian Sovana.
Rangkaian peresmian tersebut juga diisi dengan penandatanganan Kesepakatan Sinergi Daerah (KSDD) antara Pemprov Jawa Barat bersama lima pemerintah kabupaten/kota di wilayah Cekungan Bandung yang disaksikan oleh Menhub Dudy Purwagandhi dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow