BNI Sekuritas Buka Suara Terkait Dugaan Perundungan Pegawai
Isu dugaan perundungan yang melibatkan salah satu pegawai PT BNI Sekuritas di media sosial disikapi secara resmi oleh pihak manajemen pada Kamis (30/7/2026). Perusahaan menegaskan bakal menindaklanjuti persoalan ini sesuai aturan internal yang berlaku, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa peristiwa yang tengah menjadi perbincangan publik tersebut terjadi masa lalu. Kejadian itu berlangsung ketika para pihak yang terlibat masih berstatus sebagai pelajar, jauh sebelum pegawai bersangkutan bekerja di BNI Sekuritas.
"BNI Sekuritas terus memantau informasi yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir," ujar Pgs. Head of Corporate Communications BNI Sekuritas Tjut Aliffah Keumala.
Sorotan publik ini bermula dari unggahan seorang pengguna media sosial mengenai pengalaman perundungan saat sekolah. Unggahan tersebut berbuntut panjang di platform Threads, X, Instagram, hingga TikTok usai warganet mengaitkan terduga pelaku dengan pegawai di divisi Human Capital BNI Sekuritas.
Merespons situasi tersebut, manajemen menilai perundungan sebagai masalah serius karena berdampak mendalam bagi korban. Perusahaan mendukung komunikasi yang tengah berjalan antarpihak demi meraih jalan keluar yang adil.
"Kami menghormati setiap upaya penyelesaian yang sedang ditempuh. BNI Sekuritas berharap proses komunikasi dan mediasi lanjutan dapat berlangsung secara baik, proporsional, dan menghormati kepentingan seluruh pihak," kata Aliffah.
Penanganan masalah ini dipastikan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menghormati hak-hak para pihak. BNI Sekuritas berkomitmen menjaga penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan iklim kerja profesional sambil terus mencermati hasil penelaahan isu tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow