Ben Carroll Menjadi Premier Victoria Ke 50 Gantikan Jacinta Allan

Smallest Font
Largest Font

Perjalanan politik Ben Carroll mencapai puncaknya setelah resmi dikukuhkan sebagai Premier Victoria ke-50 pada Selasa pengganti Jacinta Allan. Kepemimpinan baru ini menandai babak baru dalam dinamika internal Partai Buruh Victoria jelang pemilu mendatang.

Mantan Menteri Negara Bagian dari Partai Buruh, Wade Noonan, yang merupakan rekan dekat Carroll, menilai sosok pimpinan baru tersebut sebagai figur yang selalu memanfaatkan setiap peluang politik.

"Politik bukanlah tempat bagi orang yang mundur. Ben akan membela hal-hal yang penting, dalam kehidupan maupun politik," kata Wade Noonan, mantan menteri negara bagian Partai Buruh.

Ambisi politik politisi berusia 51 tahun tersebut sudah terlihat sejak lama dalam rekam jejak karirnya di pemerintahan.

"Saya selalu sangat bersemangat untuk naik jabatan," kata Ben Carroll, Premier Victoria.

Di tengah spekulasi mengenai pergantian kepemimpinan partai, Carroll menggambarkan dirinya sebagai sosok yang memiliki ketahanan panjang.

"Pelari maraton," kata Ben Carroll, Premier Victoria.

Sebelum memasuki dunia politik, Carroll menghabiskan waktu delapan tahun bekerja di kasir Kmart lokal untuk membiayai kuliahnya. Masa kerjanya di ritel tersebut juga menjadi awal keterlibatannya dalam serikat pekerja Shop, Distributive and Allied Employees' Association.

Latar belakang keluarga Carroll turut membentuk pandangan politiknya, termasuk saat bisnis listrik ayahnya bangkrut pada masa resesi 1990-an.

"Meskipun kehilangan bisnisnya saat resesi Keating, dia, hingga hari ini, mengatakan Paul Keating adalah perdana menteri terbaik kita," kata Ben Carroll, Premier Victoria.

Refleksi masa kecil tersebut mempengaruhi cara pandangnya terhadap kondisi perekonomian masyarakat.

"Kami melihat resesi secara sangat dekat dalam keluarga kami, tetapi dia selalu memikirkan mereka yang kurang beruntung," kata Ben Carroll, Premier Victoria.

Inspirasi Carroll untuk terjun ke dunia politik makin menguat saat masa akhir sekolah menengah ketika Bill Clinton dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat.

"Mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk semua orang," kata Bill Clinton, mantan Presiden AS.

Momen tersebut mendorong Carroll muda melakukan perjalanan ke Canberra untuk menghadiri kunjungan presiden AS dan berkesempatan mengunjungi Gedung Parlemen.

"Saya memang mendapatkan tur itu dan cukup beruntung bisa berjabat tangan dengan Presiden Clinton," kata Ben Carroll, Premier Victoria.

Karier parlementernya dimulai pada 2012 saat ia memenangkan pemilu sela di kursi Niddrie, wilayah tempat ia tumbuh besar.

"Ketika sebuah kursi terbuka... di mana Anda pergi ke TK, di mana Anda pergi ke SD, di mana Anda pergi ke SMP, di mana Anda mendapatkan pekerjaan pertama Anda, di mana keluarga Anda telah menjadi bagian dari komunitas... Anda mengambil kesempatan itu," kata Ben Carroll, Premier Victoria.

Langkah awal Carroll sebagai Premier Victoria diawali dengan pengumuman komisi kerajaan untuk menyelidiki dugaan korupsi pada proyek infrastruktur Big Build milik pemerintah negara bagian.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed