Bea Cukai Perketat Pengawasan Barang Bawaan Kru Penerbangan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memperketat pengawasan terhadap barang bawaan seluruh kru penerbangan guna menutup celah penyelundupan barang ilegal pada Jumat (31/7/2026). Langkah ini diambil menyusul terbongkarnya kasus penyelundupan narkotika yang melibatkan pilot maskapai asing, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Pemeriksaan acak dengan tingkat ketelitian lebih tinggi akan diterapkan meskipun jalur khusus bagi awak pesawat tetap disediakan. Kebijakan pengetatan ini berlaku menyeluruh, baik untuk kru penerbangan maskapai asing maupun maskapai asal Indonesia yang melayani rute luar negeri.
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonga, menjelaskan mengenai penyesuaian prosedur pengawasan tersebut di Kantor Bea Cukai Soekarno Hatta, Tangerang.
"Kalau jalur khusus kru itu memang kewajiban kita menyediakan, tapi berarti dengan kejadian ini maka kami akan melakukan random, misalnya pengecekan lebih ketat lagi terhadap pilot dan kru dari penerbangan," ujar Hengky Tomuan Parlindungan Aritonga, Kepala KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta.
Pemeriksaan ketat oleh pihak Bea Cukai berfokus penuh pada barang bawaan kru penerbangan. Sementara itu, prosedur tes kesehatan serta tes narkoba bagi para awak pesawat tetap berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan dan maskapai terkait.
"Ini tidak hanya luar negeri ya, berarti kru Indonesia juga yang jalur penerbangan luar negeri juga akan kita lakukan screening yang lebih ketat," ujar Hengky Tomuan Parlindungan Aritonga, Kepala KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta.
Mengenai mekanisme pemeriksaan, bagasi tercatat seluruhnya selalu melewati pemindaian mesin X-ray. Namun, pengawasan pada barang bawaan kabin yang selama ini menggunakan sistem sampel acak akan ditingkatkan intensitasnya untuk mencegah celah penyelundupan.
"Yang dia bawa hand carry. Kalau bagasi pasti kita X-ray, hand carry ini random. Kalau seperti ini berarti tingkat random-nya akan kami tingkatkan," jelas Hengky Tomuan Parlindungan Aritonga, Kepala KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow