BAIC T1 Raih 139 SPK Selama Pameran GIIAS 2026
Mobil listrik crossover BAIC T1 mengantongi 139 surat pemesanan kendaraan (SPK) selama gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Capaian tersebut berkontribusi pada total penjualan seluruh produk BAIC yang mencapai 407 unit sepanjang pameran, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhany Yahya, menyampaikan perkembangan penyerahan unit dan performa penjualan kendaraan listrik anyar tersebut pada Selasa malam (18/8) di Bandung, Jawa Barat. Ia mencatat sekitar 200 hingga 300 pengunjung melakukan uji kendara BAIC T1 selama pameran, dengan hampir separuhnya melanjutkan ke tahap transaksi.
"Total SPK yang kita dapat kurang lebih sekitar 139 SPK. Total (semua produk) 407 unit," ujar Dhany saat dikonfirmasi di Bandung, Jawa Barat, Selasa malam (18/8).
Pengiriman unit kendaraan kepada konsumen kini mulai dijalankan secara bertahap oleh pihak perusahaan. Data Gaikindo mencatat sebanyak 16 unit wholesales BAIC T1 telah terdistribusi sejak bulan lalu.
"Kita sudah mulai delivery ke konsumen. Kalau dilihat di data Gaikindo kan juga kami sudah delivery 16 unit wholesales. Kita mulai bertahap ya dari bulan lalu," ungkapnya.
Saat ini BAIC T1 masih diimpor secara utuh dari China dan dijual dengan harga mulai dari Rp 370 jutaan on the road Jakarta. Namun, produsen merencanakan perakitan secara lokal di Indonesia selambat-lambatnya pada awal tahun depan untuk menekan biaya produksi.
"Harga tentu (turun), karena kan kita berharap dengan TKDN tadi kan akan qualified untuk bisa free luxury tax kurang lebih 15%. Tentu ini katakanlah akan memberikan kemudahan," tuturnya.
Pihak manajemen memproyeksikan efisiensi pajak dari perakitan lokal tersebut dapat menurunkan harga jual kendaraan di pasar domestik.
"Jadi harapan kita nantinya bisa dijual di bawah Rp 350 juta," kata dia menambahkan.
Secara spesifikasi, BAIC T1 dibekali motor listrik bertenaga 70 kW atau setara 93,8 HP dengan torsi 176 Nm. Kendaraan ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 42,38 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 425 km berdasarkan metode CLTC. Sistem pengisian daya cepat DC Fast Charging pada mobil ini diklaim mampu mengisi daya baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow