AS Desak Anggota G20 Genjot Pertumbuhan Ekonomi demi Redam Utang Global

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Amerika Serikat mendesak para pemimpin keuangan negara-negara G20 untuk memprioritaskan pertumbuhan ekonomi nasional sebagai strategi utama meredakan kekhawatiran atas lonjakan utang global, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Senin, 31 Agustus 2026. Pertemuan tingkat menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 di Asheville, Carolina Utara, berlangsung di tengah tekanan guncangan energi dari konflik Iran, ketegangan perdagangan dengan China, serta dinamika investasi kecerdasan buatan. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyoroti akumulasi utang dunia yang telah menyentuh rekor hampir 353 triliun dolar AS pascapandemi dan krisis keuangan global.

"Dunia tergenang utang pascakrisis keuangan global dan pasca-Covid. Satu-satunya cara bagi kita untuk keluar dari situasi ini adalah dengan terus tumbuh," kata Menkeu AS Scott Bessent.

Untuk memacu pertumbuhan, pemerintah AS mendorong pembebasan sektor swasta melalui deregulasi dan peningkatan produksi energi guna mengatasi beban birokrasi, ketimpangan sistem perpajakan, minimnya investasi, serta kesenjangan keterampilan tenaga kerja. Selain masalah utang, AS memanfaatkan forum ini untuk meminta pemerintah China melakukan penyeimbangan kembali ekonomi ke arah konsumsi domestik guna mengatasi surplus perdagangan yang mencapai 1,2 triliun dolar AS.

AS juga mendorong anggota G20 untuk mengisolasi Iran demi mengakhiri gangguan pasokan energi di Selat Hormuz yang memicu risiko inflasi baru, seraya menepis kekhawatiran atas lonjakan imbal hasil surat utang US Treasuries karena posisi ekonomi domestik dinilai tetap solid.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed