Arthatel Perkuat Solusi ICT Terintegrasi Dukung Transformasi Digital Bisnis

Smallest Font
Largest Font

PT Artha Telekomindo (Arthatel) memperkuat portofolio layanan Informasi dan Komunikasi Teknologi (ICT) terintegrasi untuk menopang fondasi digital dunia usaha. Langkah ini diambil di tengah pesatnya adopsi Artificial Intelligence (AI), Big Data, cloud computing, serta tingginya ancaman keamanan siber, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Kebutuhan infrastruktur teknologi yang adaptif, stabil, dan aman kini menjadi kunci utama keberlangsungan operasional perusahaan di berbagai industri.

Direktur Komersil PT Artha Telekomindo Sumiro Oemar menegaskan bahwa transformasi digital di era ekonomi digital telah bergeser dari pilihan menjadi kebutuhan strategis perusahaan.

"Di era AI dan ekonomi digital, perusahaan membutuhkan mitra teknologi yang tidak hanya mampu menyediakan konektivitas, tetapi juga menghadirkan solusi yang aman, scalable, dan mampu mengikuti perkembangan bisnis. Arthatel berkomitmen menjadi strategic technology partner yang membantu pelanggan dalam upaya mempercepat transformasi digital melalui layanan ICT yang terintegrasi, mulai dari jaringan, managed services, hingga data security," ujar Direktur Komersil PT Artha Telekomindo Sumiro Oemar dalam keterangan tertulis, Senin (20/7/2026).

Sumiro Oemar menyoroti pentingnya kesiapan infrastruktur digital dalam mengelola ledakan volume data, lonjakan kebutuhan komputasi, dan risiko siber yang makin kompleks.

"Kami terus memperkuat kapabilitas layanan dan memperluas jangkauan infrastruktur agar pelanggan di berbagai sektor industri dapat memperoleh solusi yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, baik perusahaan skala nasional maupun organisasi dengan jaringan operasional yang tersebar di berbagai daerah," Sumiro Oemar.

Sektor keuangan, manufaktur, kesehatan, pendidikan, hingga ritel tercatat semakin bergantung pada infrastruktur digital untuk menjaga efisiensi dan kecepatan operasional. Kondisi ini turut mendorong pertumbuhan industri ICT sebagai salah satu pilar ekonomi digital nasional.

Berdiri sejak 1993, Arthatel memiliki rekam jejak panjang dalam ekosistem telekomunikasi Indonesia, termasuk mengelola Telecommunication Service Management (TSM) di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) bersama PT Telkom Indonesia dan mitra strategis lainnya. Saat ini, jangkauan operasional Arthatel telah mencakup 34 provinsi.

Dukungan jaringan fiber optic modern serta Points of Presence (PoP) Arthatel telah tersebar di kota-kota utama seperti Jakarta, Cilegon, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Medan, Batam, Makassar, Balikpapan, Bali, Kupang, hingga Papua.

Perusahaan yang mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015 ini menyediakan empat layanan utama, yaitu Internet Services, Network Solutions, Managed Services, dan Data Security. Seluruh portofolio tersebut dirancang untuk meningkatkan ketahanan siber dan efisiensi teknologi pelanggan.

Pada kategori Managed Services, Arthatel menawarkan Managed Network Services, Managed IT Operation Services, Cloud Computing Managed Services, dan Managed Event Services. Skema berbasis Operational Expenditure (Opex) ini memungkinkan pelaku usaha mengoptimalkan anggaran TI tanpa perlu membangun tim internal dari awal.

Layanan end-to-end yang disiapkan mencakup tahap instalasi, konfigurasi, pemeliharaan, monitoring jaringan, hingga penanganan teknis oleh tim profesional di berbagai wilayah Indonesia.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed