AchmadNurHidayat.ID — Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dinilai masih berpeluang menguat dalam jangka pendek dengan target terdekat pada kisaran Rp4.090–Rp4.170. Analisis teknikal yang dirilis untuk perdagangan Senin (6/7/2026) menempatkan area support utama pada level Rp3.930.
Analis merekomendasikan strategi spec buy dengan support di Rp3.930 dan aturan cut loss apabila harga menembus di bawah Rp3.850. Jika level support tidak tergelincir, potensi kenaikan jangka pendek disebut mengarah ke rentang target tersebut.
Rekomendasi Teknis dan Batas Risiko
Dalam catatannya, CGS International Sekuritas Indonesia menyatakan, “BMRI spec buy dengan support 3.930 cutloss jika break di bawah 3.850, jika tidak break di bawah 3.930 potensi naik ke 4.090-4.170 short term.”
Perlu dicatat, bila harga bergerak turun melewati batas cut loss Rp3.850, pemodal disarankan menutup posisi untuk membatasi kerugian.
Pergerakan Harga Terakhir
Pada penutupan Bursa Efek Indonesia, Jumat (3/7/2026), saham BMRI tercatat menguat 2,82% menjadi Rp4.010. Dalam kurun sepekan terakhir, saham ini mencatat kenaikan 0,5%, namun dalam sebulan terakhir turun 3,8%.
Secara year to date, saham BMRI mengalami penurunan sebesar 21,3%.
Aliran Dana Asing
Data dari Stockbit menunjukkan aktivitas pembelian oleh investor asing pada perdagangan Jumat (3/7/2026), dengan net buy asing tercatat sebesar Rp63,4 miliar.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
