AIK Tahan Imbang Hacken dalam Lanjutan Allsvenskan
AIK sukses menahan imbang Häcken tanpa gol dalam pertandingan Allsvenskan di Bravida Arena pada Senin, 27 Juli 2026, meski harus kehilangan tiga pemain akibat cedera. Hasil ini membuat Häcken naik ke posisi ketiga klasemen dengan 24 poin, sementara AIK berada di peringkat keenam dengan 22 poin.
Pertandingan berjalan sengit dengan dominasi tuan rumah Häcken yang terus menggempur lini pertahanan tamunya. Namun, barisan belakang AIK tampil sangat disiplin dan kokoh guna memastikan satu poin berharga dibawa pulang ke Stockholm.
Pukulan pertama bagi AIK datang pada menit ke-18 ketika gelandang Axel Kouame mengalami kesakitan pada bagian belakang paha. Pemain asal Pantai Gading tersebut tidak dapat melanjutkan laga dan posisinya terpaksa digantikan oleh Victor Andersson.
Kondisi tim tamu semakin memburuk saat jeda pertandingan ketika Amel Mujanic juga mengalami cedera dan digantikan oleh pemain muda berusia 19 tahun, Linus Järeteg. Memasuki babak kedua, Taha Ayari menjadi pemain ketiga AIK yang bertumbangan di lapangan sintetis hingga digantikan oleh Abdihakim Ali.
Cedera beruntun ini memperpanjang daftar absensi pemain AIK yang sebelumnya sudah kehilangan Ibrahim Cissé, Eskil Edh, Martin Ellingsen, Yannick Geiger, Fredrik Nissen, Charlie Pavey, Andreas Redkin, dan Stanley Wilson. Walau pincang, AIK hampir saja kebobolan lewat peluang emas Julius Lindberg lima belas menit sebelum laga usai.
Peluang terbaik tuan rumah tersebut bermula saat Gustav Lindgren mengoper bola matang ke arah Julius Lindberg yang berdiri bebas. Beruntung bagi AIK, Mads Thychosen melakukan penyelamatan gemilang dengan menghalau bola tepat di garis gawang menggunakan perutnya.
Mantan pemain sepak bola yang kini menjadi pengamat di TV4 Play, Nordin Gerzic, memberikan analisisnya mengenai kegagalan lini depan Häcken dalam mengonversi peluang matang tersebut.
"Tentu saja dia harus mencetak gol dari sana," kata Nordin Gerzic.
Gerzic kemudian mengomentari badai cedera yang menimpa AIK sejak babak pertama, khususnya yang menimpa Axel Kouame.
"Ini mungkin sesuatu yang berhubungan dengan otot," kata Gerzic.
Lebih lanjut, pria tersebut menyatakan kekhawatirannya atas tren cedera pemain AIK yang terus berulang secara konstan dalam beberapa musim kompetisi.
"Ini tidak hanya terjadi tahun ini, situasi seperti ini sudah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Jadi, itu adalah sesuatu yang harus diperiksa oleh AIK," kata Gerzic.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow