Wuling Aira EV Tawarkan Harga Kompetitif Dibanding Mobil LCGC Sejenis
Wuling Aira EV menghadirkan kejutan di pasar mobil listrik dengan harga yang sangat bersaing, mendekati deretan mobil Low Cost Green Car (LCGC) seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, dan Honda Brio Satya, menurut informasi yang dikutip dari Detik Oto.
Harga dua varian Aira EV di Indonesia tidak sampai Rp 200 juta. Varian Standard Range dijual Rp 155 juta, sedangkan Long Range Rp 175 juta. Harga ini hanya sedikit berbeda dengan mobil LCGC yang sekelas, misalnya varian termurah Toyota Agya hanya lebih murah Rp 1,3 juta dari Aira EV Long Range.
Daihatsu Ayla tipe terendah memiliki harga Rp 9 jutaan lebih murah dari Aira EV Standard Range, sementara Honda Brio Satya tipe termurah lebih murah sekitar Rp 4,6 juta dibanding Aira EV Long Range.
Dari segi ukuran, Wuling Aira EV memiliki dimensi paling kecil dibandingkan Agya, Ayla, dan Brio Satya. Aira EV panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, dan tinggi 1.575 mm.
Sementara itu, Honda Brio Satya lebih besar dengan panjang 3.800 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.485 mm. Ayla memiliki panjang 3.760 mm, lebar 1.665 mm, dan tinggi 1.515 mm. Agya hampir serupa dengan Ayla, hanya berbeda di panjang yang mencapai 3.505 mm.
Perbedaan Mesin dan Daya Tempuh
Wuling Aira EV sepenuhnya mengandalkan baterai sebagai sumber tenaga. Varian Standard Range memakai baterai LFP 16,2 kWh dengan jarak tempuh 205 km per pengisian, dan varian Long Range baterai berkapasitas 25,1 kWh dengan jarak tempuh 301 km.
Pengisian baterai menggunakan sistem DC hanya memerlukan waktu sekitar 35 menit untuk pengisian dari 30 persen ke 80 persen. Motor listrik yang digunakan berdaya 30 kW dan torsi 85 Nm dengan kecepatan maksimal 101 km/jam.
Mobil LCGC seperti Agya dan Ayla mengandalkan mesin bensin. Ayla tersedia dengan mesin 1.000 cc bertenaga 67 PS dan torsi 89 Nm, serta opsi mesin 1.200 cc yang juga digunakan Agya dengan tenaga 88 PS dan torsi 113 Nm. Honda Brio Satya memakai mesin 1.2 L dengan tenaga 90 PS dan torsi 110 Nm.
Untuk konsumsi bahan bakar, mobil LCGC memenuhi standar 20 km per liter. Dengan tangki penuh, Ayla mampu menempuh 720 km, Agya 660 km, dan Brio Satya mencapai 700 km.
Fitur dan Kapasitas Penumpang
Dari segi fitur keselamatan dan kenyamanan, varian Honda Brio Satya yang lebih terjangkau dilengkapi dua airbag, ABS+EBD, dan immobilizer. Varian lebih mahal memiliki fitur lebih lengkap. Toyota Agya dan Daihatsu Ayla menawarkan fitur seperti ABS+EBD, vehicle stability control, sensor parkir belakang, hill start assist, immobilizer, dan dua airbag.
Wuling Aira EV varian Long Range menyediakan fitur keselamatan dua airbag, ABS+EBD, electronic stability control (ESC), electric parking brake dengan auto hold, hill hold control, isofix, dan sistem pemantauan tekanan ban (TPMS). Varian Standard Range tidak memiliki ESC, electric parking brake, dan hill hold control.
Dari sisi kapasitas, Aira EV hanya mampu menampung empat penumpang, sedangkan mobil LCGC lainnya dapat mengakomodasi lima orang.
Perbandingan ini menunjukkan Wuling Aira EV menawarkan pilihan mobil listrik dengan harga yang bersaing ketat dengan mobil LCGC konvensional, lengkap dengan fitur keselamatan yang memadai dan keunggulan sebagai kendaraan listrik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow