— Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menyampaikan duka cita mendalam dan mengecam keras insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) yang menewaskan pilot Nicholas F. Goselin di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7).

Ribka menilai peristiwa itu tidak hanya merenggut nyawa seorang pilot yang sedang menjalankan tugas kemanusiaan, tetapi juga mengancam kelangsungan layanan penerbangan perintis yang menjadi akses utama masyarakat di daerah terpencil Papua.

Ancaman Terhadap Akses Dasar Masyarakat

Menurut Ribka, terganggunya layanan penerbangan perintis akan berdampak langsung pada akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas perekonomian.

“Tidak ada cara lain untuk membangun Papua, selain menghadirkan pelayanan bagi masyarakat di daerah-daerah pinggiran. Karena itu, setiap tindakan harus mempertimbangkan hajat hidup orang banyak. Jangan sampai masyarakat, terutama anak-anak Papua yang tinggal di daerah-daerah terpencil, justru menjadi pihak yang dirugikan,” ujar Ribka.

Minta Penyidikan Tuntas dan Penangkapan Pelaku

Ribka mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Yahukimo, seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta aparat keamanan segera mengusut insiden tersebut secara tuntas dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Dia menyebutkan peran penting maskapai penerbangan perintis, termasuk PT AMA, yang melayani masyarakat di wilayah sulit dijangkau meski menghadapi tantangan geografis, keterbatasan infrastruktur, dan situasi keamanan.

“Kalau pesawat-pesawat perintis yang melayani masyarakat di daerah paling terpencil ini sudah tidak ada lagi, siapa yang akan datang melayani mereka?” kata Ribka.

Kronologi Singkat Insiden

Berdasarkan laporan yang diterima, pesawat Caravan PK-RCY milik PT AMA melaksanakan penerbangan perintis dari Bandara Wamena menuju Lapangan Terbang Balinggama pada Kamis (2/7) pagi. Sesaat setelah mendarat, pesawat diduga diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) sebelum kemudian dibakar. Dalam insiden tersebut, pilot Nicholas F. Goselin dilaporkan meninggal dunia.

Menutup pernyataannya, Ribka mengajak seluruh masyarakat mendoakan almarhum dan berharap pelayanan penerbangan perintis di Tanah Papua tetap berlanjut demi memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terpencil.

“Kita mendoakan semoga almarhum kapten pilot mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Semoga pelayanan maskapai AMA terus diberkati Tuhan dan tetap menjadi berkat bagi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah paling terpencil di Tanah Papua,” tuturnya.