AchmadNurHidayat.ID — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan membuka langkah regenerasi dengan mendorong keterlibatan generasi muda sejak tingkat paling bawah. Program itu dijalankan lewat Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di seluruh kecamatan.
Langkah ini diposisikan sebagai konsolidasi organisasi sekaligus persiapan menghadapi perubahan komposisi pemilih yang diperkirakan semakin didominasi kalangan muda pada Pemilu 2029.
Target Keterlibatan Gen Z
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, H. Arifin, mengatakan Musran bukan semata proses pemilihan pengurus, melainkan bagian dari penguatan struktur organisasi sesuai adendum Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025.
“Musran ini bukan sekadar memilih pengurus. Ini bagian dari penguatan organisasi sesuai adendum Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025. Ada perubahan struktur kepengurusan ranting dari lima menjadi tujuh orang,” ujar Arifin di Bangil, Sabtu (4/7/2026) malam.
Perubahan struktur tersebut dimaksudkan untuk membuka ruang lebih besar bagi perwakilan perempuan minimal 30 persen dan mewajibkan keterlibatan kader dari kalangan Generasi Z. Menurut Arifin, tujuan utamanya adalah agar generasi muda tidak sekadar menjadi objek politik ketika pemilu, tetapi menjadi pelaku politik yang memahami persoalan rakyat.
“Kami ingin PDI Perjuangan semakin dekat dengan anak-anak muda. Karena itu Gen Z harus diberi ruang untuk masuk ke dalam struktur organisasi agar mereka ikut mewarnai arah perjuangan partai,” tambahnya.
Penguatan Organisasi Hingga Tingkat Ranting
Pada pelaksanaan Musran, penekanan diarahkan pada peningkatan kualitas organisasi di desa dan kelurahan. Seluruh pengurus ranting akan menerima pembekalan mengenai ideologi partai, kaderisasi, dan teknik komunikasi dengan masyarakat.
Arifin menegaskan pengurus ranting harus hadir di tengah warga, mendengar masalah yang ada, dan menawarkan solusi melalui jalur politik. Ia juga meminta ranting aktif menyerap dan menghimpun aspirasi agar dapat disampaikan kepada Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Pasuruan untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
“Jangan menunggu masa reses. Pengurus ranting harus terus berkomunikasi dengan masyarakat. Semua persoalan yang muncul kami tampung, kemudian kami bahas bersama fraksi agar bisa ditindaklanjuti,” kata Arifin.
Implementasi di Bangil
Ketua PAC PDI Perjuangan Bangil, Himawan Sutanto, menyatakan siap menerapkan arahan DPC untuk memperkuat peran Gen Z. Menurut Himawan, Bangil memiliki potensi anak muda yang besar dan perlu diarahkan agar ikut membangun daerah melalui politik.
“Jumlah Gen Z di Bangil sangat besar. Kami ingin mereka ikut berpartisipasi aktif, menyampaikan gagasan, sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan Pasuruan maupun Indonesia,” ujarnya.
Untuk menjangkau generasi muda, Himawan menyebut pendekatan akan disesuaikan dengan karakter mereka, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform digital sebagai sarana edukasi politik dan komunikasi.
“Karakter Gen Z berbeda dengan generasi sebelumnya. Karena itu pendekatan yang kami lakukan juga harus mengikuti perkembangan zaman, termasuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi politik dan komunikasi dengan masyarakat,” pungkas Himawan.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
