Toyota Tanggapi Penjualan LCGC Turun dan Usia Calya Sigra 10 Tahun
PT Toyota-Astra Motor menanggapi keberadaan mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car Toyota Calya dan Daihatsu Sigra yang telah berusia 10 tahun tanpa perombakan total di Indonesia. Penjualan segmen LCGC nasional merosot 18,4 persen pada semester I 2026, seperti dilansir dari Detik Oto.
Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, distribusi LCGC dari pabrik ke dealer tercatat sebanyak 55.506 unit pada semester I 2026. Angka tersebut mengalami penurunan dibanding periode sama tahun lalu yang mencapai 68.038 unit, meski duet MPV 7-seater ini tetap menjadi model paling diminati.
Sejak meluncur pertama kali pada periode Juli hingga Agustus 2016, kedua model LCGC tersebut baru menerima beberapa kali pembaruan minor. Perubahan mayor atau generasi terbaru Calya dan Sigra belum terealisasi hingga genap berusia satu dekade pada 2026.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Jap Ernando Demily menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan produk kendaraan yang dapat memenuhi kebutuhan pasar otomotif tanah air.
"Yang pasti komitmen kami untuk selalu menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Karena itu selalu tuh kita akan notice, tren market ke mana sih, apa yang dimau, customer ke mana. Pada saatnya kalau memang membutuhkan nggak mungkin kita nggak melakukan refreshment," kata Jap Ernando Demily, Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor.
Manajemen Toyota menambahkan bahwa fokus perusahaan pada ajang pameran otomotif saat ini dialihkan ke lini produk kendaraan lainnya.
"Saatnya kalau hari ini di GIIAS, teman-teman fokusnya di bZ4X Touring, Land Cruiser, sama Hilux BEV. Karena semua ada segmennya, semua ada customernya," kata Jap Ernando Demily, Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow